Mengapa Sih Kamu Selalu Merasa Cemas? Mungkin Ini 5 Alasannya

cemas, cemas adalah, gangguan kecemasan pdf, cemas kbbi, gangguan kecemasan dalam psikologi, gangguan cemas menyeluruh ppdgj, kecemasan adalah, cara mengatasi gangguan kecemasan, tes gangguan kecemasan

Perasaan cemas itu memang membuat pikiran nggak tenang dan menghambat aktivitas yang harusnya bisa kamu kerjakan sekarang. Kamu pasti merasa capek banget sama diri sendiri soalnya ada banyak hal yang berputar dalam kepalamu dan kamu nggak bisa mengendalikannya. Akhirnya, perasaan cemas itu muncul.


Sebenarnya, kecemasan itu bisa diatasi. Namun hal itu perlu latihan keras dan tekad yang kuat. Kalau kamu kesulitan mengelolanya, paling nggak kamu harus tahu alasan-alasan mengapa kecemasan itu menghantuimu. Barangkali alasan kecemasan itu kamu temukan disini.

1. Mungkin kamu berpikir orang-orang di sekitarmu nggak baik
“Nggak baik” di sini bisa berarti macam-macam, tergantung bagaimana kamu memaknainya. Bisa saja menurutmu “nggak baik” itu adalah orang lain bisa saja berbuat jahat padamu atau mungkin pikiran bahwa orang terdekatmu bisa saja melakukan hal buruk di belakangmu untuk menghancurkanmu, dan sebagainya. Pikiran ini akhirnya akan menghambatmu buat berkenalan dengan orang baru, curhat soal masalahmu, atau melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan orang lain.


Coba deh pelan-pelan buka matamu dan lihat sekelilingmu. Percayalah bahwa semua orang itu pada dasarnya baik. Kalaupun ada yang berbuat kesalahan kecil, ya maklumi saja karena namanya juga manusia, pasti tak pernah luput dari kesalahan.

2. Mungkin kamu sedang nggak suka sesuatu atau seseorang
Dalam hidup ini, kamu semua pasti punya kebencian terhadap suatu hal, baik itu seseorang maupun sebuah benda atau suatu keadaan. Apa pun hal itu, yang namanya kebencian pasti akan menguras energi lebih banyak karena hal negatif memang bikin beban malah semakin berat.


Ketika membenci sesuatu, pikiranmu sebenarnya justru hanya fokus pada hal tersebut. Bila terus dipelihara, kebencian itu akan bertumbuh dan berubah menjadi ketakutan. Perlahan kamu akan takut dengan hal tersebut yang akhirnya lagi-lagi hanya akan menghambatmu untuk melakukan aktivitas produktif.

Baca juga :  6 Tanda Kamu Sebenarnya Sedang Kesepian dan Butuh Dukungan


Ya, melepaskan kebencian memang nggak mudah. Namun, cobalah untuk pelan-pelan memaafkan dan mengikhlaskannya. Kamu pasti nggak mau kan terus-terusan terperangkap dalam kesedihan, kemarahan, kecemasan, dan hal negatif lainnya? Daripada merasa capek terus, ikhlaskanlah rasa bencimu itu.

3. Mungkin kamu selalu berusaha tampil sempurna di hadapan orang-orang
Ingatlah, nggak mungkin ada manusia yang benar-benar sempurna di dunia ini. Nggak ada manusia yang selalu baik hati, selalu bisa menyelesaikan semua hal, selalu bisa mengatasi semua masalah, atau selalu bisa mengerjakan segala hal. Jadi, kamu sendiri juga jangan selalu berusaha untuk tampak sempurna di hadapan orang-orang.

Terimalah bahwa kamu manusia yang gak akan pernah mampu menguasai semua hal. Menjadi baik itu bisa, namun menjadi sempurna adalah sesuatu yang mustahil. Terimalah bahwa kamu juga punya kelemahan yang justru bisa jadi kekuatanmu di saat-saat genting. Menampilkan kelemahan itu nggak apa-apa, kok!

4. Mungkin hal buruk selalu jadi pemikiran utamamu
Ketika di keramaian, misalnya, kamu selalu punya pikiran bahwa dompetmu akan dicopet sehingga kamu menyimpannya di dalam tas, di ruang paling dalam biar nggak dicopet. Atau ketika rapat organisasi, jika usulmu tidak didengarkan, yang ada dalam pikiranmu cuma opini bahwa usulmu buruk dan kamu nggak layak untuk aktif di sana.

Hei, ayo latih pikiranmu untuk berpikir hal sebaliknya! Nggak semua hal yang ada dalam pikiranmu adalah kenyataan. Justru biasanya hal itu cuma sekadar imajinasimu. Kamu hanya senang mengarang cerita dalam pikiran dan membiarkannya menguasai dirimu. Padahal kenyataannya nggak selalu demikian. Berhati-hatilah dengan imajinasi buruk itu, ya! Segera sadar bila pikiran buruk itu terus berdatangan dan ganti dengan pikiran yang lebih realistis.

Baca juga :  9 Cara Mencegah Rambut Kusut

5. Mungkin kamu merasa semua hal adalah tentangmu, padahal kenyataannya nggak begitu
Di dunia ini, kamu nggak hidup sendiri. Ada miliaran manusia lain yang juga tinggal di muka bumi ini dan menjalani hidupnya masing-masing. Artinya, apa pun yang terjadi, nggak selalu semuanya tentang dirimu maupun milikmu. Misalnya, ada orang yang sedang ngobrol ngomongin seseorang, lalu kamu nggak sengaja dengar. Nah, jangan buru-buru merasa bahwa yang diomongin itu adalah kamu. Pertama, memangnya kamu kenal dengan mereka? Kedua, apa iya yang mereka bicarakan pernah kamu lakukan?

Makanya, jangan selalu menyimpulkan bahwa semua hal adalah tentangmu. Tenang saja, semua jangan dipikirkan sendiri.

Kunci agar bisa melepaskan kecemasan itu cuma satu: melepaskan pikiran buruk yang menghantuimu. Intinya, jangan memikirkan segala hal sampai mendalam. Kecemasan cuma bikin kamu jalan di tempat. Jadi, beranikan diri untuk tetap melangkah dengan kepala tegak! Semangat, ya!


You may also like...