5 Alasan Mengapa Anda Harus Memaafkan

Bagikan :

memaafkan, manfaat memaafkan

5 Alasan Mengapa Anda Harus MemaafkanMemberi maaf adalah kebajikan. Memaafkan kesalahan orang lain dan diri sendiri adalah perbuatan mulia yang harus kita miliki, tapi sangat sedikit dari kita benar-benar memiliki sikap ini. Kita biasanya cenderung membiarkan api kebencian dan perasaan dendam di hati kita, dan kita memberi makan ego kita. Dengan demikian, kita tidak sadar menyakiti bukan hanya orang lain tetapi diri kita sendiri dan jiwa kita. Ini semua soal pemahaman dan pikiran kita. Sejak kecil kita diajarkan untuk memaafkan dan melupakan hal yang telah berlalu, tetapi seiring bertambahnya usia kita, kita mulai ‘lupa’ untuk memaafkan. Mungkin, jika Anda sudah tahu mengapa Anda harus memaafkan, Anda akan merasa mudah untuk memaafkan orang lain. Bacalah 5 alasan mengapa Anda harus memaafkan.

“Kegelapan tidak bisa mengusir kegelapan, hanya cahaya yang dapat melakukannya. Kebencian tidak bisa mengusir kebencian, hanya cinta bisa melakukannya. – Martin Luther King Jr –


1. Anda menyakiti diri Anda sendiri
Ketika Anda berpikir negatif tentang seseorang dan terus mengingat-ingat kesalahan orang lain, Anda cenderung menyakiti diri sendiri. Itu tidak akan membuat orang lain menyadari kesalahannya. Hal ini tidak akan mempengaruhinya, dan orang yang bingung dan cemas adalah Anda sendiri. Terima kenyataan, jangan membuang-buang waktu berharga dan energi Anda dengan berpikir tentang sesuatu yang tidak dapat diubah.

2. Anda membiarkan orang yang Anda benci berada dalam pikiran Anda
Berpikir tentang orang atau kesalahannya bukan hanya menyakiti Anda, tetapi juga memungkinkan orang tersebut untuk tetap berada di dalam pikiran Anda, tanpa alasan yang baik. Ini sama sekali tidak membantu Anda untuk mengatasi masalah Anda atau membuat Anda menjadi orang yang lebih kuat. Sebaliknya, hal ini akan melemahkan Anda.

3. Ini mempengaruhi kesehatan Anda
Kekhawatiran terus-menerus atau berpikir tentang sesuatu yang negatif berbahaya bagi kesehatan mental serta fisik Anda sendiri. Lakukanlah meditasi secara teratur kurang lebih 30 menit sehari, cara ini akan mengusir pikiran-pikiran yang tidak perlu dan membantu Anda tetap fokus pada tujuan Anda.

4. Anda juga dapat memahami perasaannya
Anda juga harus mengingatkan diri Anda sendiri dari kelemahan orang itu, melakukan sesuatu yang menyakiti Anda. Dan orang tersebut membutuhkan bantuan do’a tulus dari Anda untuk memperbaiki sikapnya.

5. Memberi maaf adalah kebahagiaan
Dengan memaafkan seseorang, Anda melepaskan semua kekhawatiran Anda terkait dengan perlakuan orang itu. Hal ini juga akan membuat orang yang bersangkutan menyadari kesalahannya karena kemarahan akan memicu kemarahan yang tidak pernah selesai, sementara dengan memberi maaf melahirkan realisasi.

Lalu mengapa Anda harus mempersulit situasi dengan bersikeras dan menyiksa diri sendiri? Maafkan, lupakan, dan rasakan perubahan dalam diri Anda menciptakan kebahagiaan untuk orang di sekitar Anda dan lingkungan Anda.

Bagikan :

You may also like...