5 Cara Mengatasi Rasa Menyesal Setelah Memutuskan Pacar

Bagikan :

menyesal putus, mengatasi rasa menyesal setelah putus

5 Cara Mengatasi Rasa Menyesal Setelah Memutuskan PacarApakah Anda merasa terbebani sudah terlanjur memutuskan pacar Anda? Apakah Anda sekarang merasa bahwa keputusan Anda ini adalah salah? Dan apakah Anda sekarang ingin kembali bersama lagi? Sebaiknya tahan dulu! Anda mungkin salah lagi, dan sebelum menjadi kesalahan terbesar dalam hidup Anda, pertimbangkan untuk sementara waktu sebelum mengambil tindakan apapun.


Dalam semua perjalanan hidup, semuanya mungkin terjadi. Anda telah jatuh cinta dengan orang yang bersangkutan, telah menghabiskan waktu bersama-sama dan kemudian perlahan-lahan Anda menyadari bahwa Anda berdua tidak ditakdirkan untuk bersama (tentu dengan berbagai alasan) dan Anda merasa bahwa akan lebih baik untuk memutuskan dia demi kebaikan Anda sendiri. Di saat Anda menjomblo, dan mulai mencari pasangan baru, Anda mengamati mantan Anda banyak mengalami perubahan dan tampil lebih menawan! Terlintas di pikiran Anda untuk kembali bersamanya lagi. Tapi Anda sudah terlanjur malu dan menyesali keputusan bodoh saat itu. Di bawah ini kami tuliskan 5 langkah yang akan memberitahu Anda apa yang harus dilakukan ketika Anda menyesal telah memutuskan pacar Anda.

1. Jangan biarkan kesepian mewarnai alasan Anda
Salah satu dari banyak alasan mengapa Anda mempertimbangkan untuk kembali bersama dengan mantan Anda mungkin karena Anda sekarang kesepian. Jangan biarkan karena Anda kesepian menjadi alasan menuju kesalahan yang sama dua kali. Anda mungkin bisa kembali dengan mantan Anda, tetapi apakah Anda bisa menjamin lebih bahagia daripada sebelumnya? Pertimbangkan lagi.

2. Ingat alasan perpisahan
Ingatlah alasan mengapa Anda putus dengannya. Bila Anda ingat insiden atau sesuatu di masa lalu yang menyebabkan Anda memutuskannya, Anda akan dapat membuat keputusan yang lebih baik. Berpisah mungkin telah menjadi keputusan menyakitkan sekaligus hal bijaksana untuk dilakukan, tetapi yakinkan diri Anda tentang hal itu sebelum Anda berpikir kembali kepada mantan.

3. Evaluasi keadaan saat ini
Pikirkan tentang situasi yang berubah, kemudian ambil keputusan. Apakah semua telah berubah setelah Anda putus dengan dia? Apakah Anda punya kesibukan baru? Apakah Anda pindah ke kota baru? Akan ada banyak hal yang mungkin terjadi dalam hidup Anda setelah Anda meninggalkannya. Evaluasilah dengan pikiran jernih, sehingga tidak ada alasan bagi Anda untuk menyesalinya di kemudian hari. Pikirkan tentang semua perubahan dan renungkan apakah Anda akan mampu memulai hubungan lagi dengan mantan Anda dalam skenario seperti ini, dan segera ambil keputusan.

4. Jadilah realistis, jangan bertindak sesuai dorongan
Ingat bahwa sebuah hubungan adalah masalah yang serius dan Anda tidak harus bertindak atas keinginan Anda dan main-main. Sebaliknya, harus realistis dan praktis ketika Anda mengambil keputusan penting seperti ingin kembali bersama dengan mantan Anda. Jangan menyesal telah memutuskan dia dan merasa bersalah karena telah menghancurkan hatinya. Jangan bertindak pada dorongan.

5. Lebih berhati-hati
Jika setelah memutuskan matang-matang, dan Anda berpikir bahwa kembali ke mantan adalah ide yang baik, jalanilah! Tapi, setelah kembali pacaran, Anda harus berhati-hati. Jangan membuat kesalahan yang sama seperti sebelumnya. Luangkan waktu untuk introspeksi selama putus, dan Anda berdua harus mampu bersikap dewasa. Pastikan bahwa kali ini benar-benar hubungan yang bernilai dan terakhir.

Jika Anda menemukan pasangan Anda telah menggandeng pacar baru, jangan memaksanya. Ingat, bukankah Anda yang mencampakkannya dan ia memiliki hak untuk menemukan cinta lagi. Dan begitu juga Anda. Anda dan mantan Anda memiliki hak untuk menemukan jalan kebahagiaan sendiri-sendiri. Sebaliknya, bergeraklah maju dan Anda pasti akan menemukan cinta baru.

Bagikan :

You may also like...