5 Kebiasaan yang Membuat Anda Tidak Bahagia

Bagikan :

tidak bahagia, orang yang tidak bahagia, kebiasaan yang membuat tidak bahagia
5 Kebiasaan yang Membuat Anda Tidak BahagiaTerkadang, bukan orang lain atau pengaruh dari luar yang membuat Anda sedih atau menderita, tetapi Anda sendirilah yang menciptakan semua hal yang memicu ketidakbahagiaan itu. Kebiasaan negatif ini semakin lama akan semakin berkembang selama periode waktu yang panjang. Bila Anda mampu mengingat beberapa tindakan atau kenangan yang pernah membawa kebahagiaan atau membuat Anda merasa lebih baik, mulailah melakukannya lagi dan lagi sehingga menjadi kebiasaan positif. Baik dan buruknya kebiasaan kita, sangat tergantung dari bagaimana kita menikmati kehidupan ini. Anda harus bisa mulai menciptakan kebiasaan yang membuat Anda bahagia, tapi sebelumnya ketahui terlebih dahulu apa kebiasaan yang membuat Anda tidak bahagia. Tulisanwanita.com memberikan beberapa kebiasaan yang membuat Anda tidak bahagia.

1. Suka mencampuri urusan orang lain
Anda mungkin terlalu terlibat dalam banyak hal yang kurang memberdayakan diri Anda sendiri. Terlalu banyak ikut campur meski yang bersangkutan tak meminta, atau mengkritik masalah mereka dapat membuat diri sendiri tidak bahagia. Mengapa bisa begitu? Karena fokus dan waktu Anda lebih banyak dihabiskan untuk menilai orang-orang yang Anda anggap ‘buruk’, sehingga Anda lupa bahwa diri sendiri masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Sikap seperti ini terus-menerus akan segera berubah menjadi sebuah kebiasaan. Tak perlu mencampuri urusan orang lain apalagi menilai ‘keburukan’ mereka. Berfokuslah memperbaiki diri sendiri, itu pasti membuat Anda berbahagia.

2. Masih menyimpan dendam
Menyimpan dendam sama seperti membebani diri sendiri, akhirnya Anda sulit bergerak bebas. Membawa dendam di masa lalu, tidak akan bisa membuat Anda benar-benar bahagia. Memang, sangat sulit dan membutuhkan waktu untuk memaafkan/melupakan ketika seseorang telah menyakiti atau mengkhianati Anda. Tapi, cobalah untuk tidak membiarkan pengalaman buruk meracuni hari-hari Anda, sehingga bisa mempengaruhi masa depan. Segeralah melepaskan dendam yang Anda simpan di hati. Anda akan merasa lebih lega dan lebih bahagia.

3. Terus mengeluh
Orang yang bahagia tahu, bahwa mengeluh tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan. Jika Anda menginginkan semuanya bisa berubah, Anda harus berusaha keras, jangan terus-menerus mengeluhkan tentang ketidakberdayaan Anda. Orang-orang yang terus-menerus mengeluh, mengeluarkan getaran negatif yang bisa mempengaruhi semua orang di sekitar mereka. Akibatnya, orang yang tidak bersalah tertular menjadi pengeluh. Alih-alih berfokus pada ‘malangnya nasib’ atau merasa diri tidak berdaya, Anda harus memikirkan cara untuk merubahnya.

4. Dipenuhi dengan penyesalan
Penelitian menunjukkan bahwa pikiran negatif berulang tentang kesalahan yang dibuat di masa lalu dapat menyebabkan stres kronis dan depresi. Kita semua pasti selalu berharap melakukan sesuatu sesempurna mungkin dari waktu ke waktu, tapi masa lalu adalah masa lalu. Terus meratapi kesalahan masa lalu tidak akan mengubah apa yang sudah terjadi, itu hanya akan menghambat masa depan Anda. Belajarlah dari kesalahan Anda, kerjakan hal-hal baik yang nanti bermanfaat untuk masa depan. Jika situasi ini terjadi lagi, biarkan pergi.

5. Ketergantungan
Orang yang tidak bahagia seringkali mencari jalan keluar untuk membantu dalam melupakan kemarahan atau kesedihan mereka. Ketergantungan pada alkohol, obat-obatan, judi, atau kejahatan lainnya hanya akan membawa Anda ke dalam ketidakbahagiaan lebih dalam. Cobalah menemukan kegiatan-kegiatan positif. Melukis, menulis, bermain musik…adalah cara mengekspresikan diri yang tidak akan membahayakan.


Menjadi bahagia selalu dimulai dari dalam diri Anda sendiri. Cara itu dimulai dengan berusaha menghilangkan kebiasaan yang menyebabkan ketidakbahagiaan Anda. Mulailah dengan menulis daftar hal-hal atau kebiasaan yang membuat Anda tidak bahagia, dan berusahalah menyingkirkannya. Memang sangat sulit, tetapi bukan tidak mungkin. Semuanya butuh waktu dan proses.

Bagikan :

You may also like...