5 Tanda Bahwa Anda Masih Belum Bisa Melupakan Mantan

Bagikan :

mantan pacar, tanda belum bisa melupakan mantan

5 Tanda Bahwa Anda Masih Belum Bisa Melupakan MantanKadang-kadang setelah putus dengan pacar bisa menjadi pengalaman yang paling sulit. Kenangan lama terkadang membawa Anda rindu dan sayangnya Anda sudah tidak bersama-sama lagi. Meskipun sudah lama, Anda belum bisa melupakan perpisahan itu dan masih terbayang oleh pikiran-pikiran ini. Ini menjadi obsesi. Sangat penting untuk memahami obsesi ini sehingga Anda dapat menjadi sadar dan melanjutkan hidup Anda. Berikut adalah 5 tanda-tanda yang menunjukkan Anda masih terobsesi dengan mantan Anda.

1. Anda belum menghapus kontaknya
Meskipun Anda telah putus hubungan dengan dia sudah lama, Anda masih berharap dia menelepon Anda dan bertukar pesan. Anda tetap ingin berhubungan lagi dengan dia. Dia adalah orang yang bisa mengerti tentang sesuatu yang terjadi dalam hidup Anda.

2. Anda tidak membiarkannya berkencan
Itu sangat mengganggu Anda jika ia terlihat berkencan dengan seseorang atau sedang dekat dengan gadis lain. Anda tidak bisa membiarkan ada orang lain masuk ke dalam hidupnya. Anda merasa dibakar api cemburu jika melihat dia dengan teman wanita, Anda meragukan kesetiannya dulu.

3. Anda tidak merasa tertarik membuka hati untuk laki-laki lain
Teman-teman Anda memperkenalkan Anda dengan orang lain, dan Anda bahkan mencoba kencan online tapi tidak ada yang bisa berhasil mengisi kekosongan itu. Anda merasa Anda tidak bisa jatuh hati dengan orang lain. Semua kenangan rasanya terlalu kuat bagi Anda untuk dilepaskan.

4. Anda sering menangis
Apakah menonton beberapa acara drama percintaan di TV, menonton film romantis atau melihat sepasang kekasih bermesraan di restoran dan kafe. Pemandangan seperti itu membuat Anda merasa sangat sedih dan depresi. Air mata Anda sering tumpah dengan sendirinya dan rasanya seolah-olah Anda kehilangan kontrol atas emosi Anda.

5. Anda tidak pernah mau menerima kenyataan
Anda hanya tidak bisa menerima kenyataan bahwa Anda berdua sudah tidak bisa bersama-sama lagi. Dia sudah mampu melanjutkan hidupnya sendiri dan melupakan Anda. Tapi Anda masih bersikeras bahwa Anda akhirnya akan bersama-sama lgi. Anda tetap mengganggu dia dan meminta dia untuk memberi kesempatan lagi kepada Anda. Anda bahkan bersikap kasar dan mengancam untuk menyakiti diri sendiri sampai terpikir untuk bunuh diri.


Loading...
Bagikan :

You may also like...