5 Tanda Dia Bukanlah Calon Suami yang Baik

Bagikan :

calon suami, tanda pria bukan calon suami yang baik
5 Tanda Dia Bukanlah Calon Suami yang BaikHubungan asmara bisa berjalan dengan indah, tapi jika saat pacaran saja sudah terlihat tanda-tanda ketidakberesan pada pasangan, tentu di khawatirkan dapat berujung menjadi bencana di masa depan. Sangat penting untuk menganalisis setiap aspek dari hubungan Anda sebelum mengikat simpul perkawinan. Banyak perempuan menganggap pacar mereka adalah ‘pria ideal’, tapi ada perbedaan besar antara ‘pria yang benar-benar ideal’ dengan ‘pria ideal menurut asumsi’. Ini bukan berarti Anda lantas berhenti mempercayai pacar Anda. Justru, Anda harus melihat hubungan Anda dari berbagai sudut untuk mengetahui apakah pacar Anda nantinya bisa menjadi suami dan ayah yang baik. Tulisanwanita.com memberikan beberapa tanda-tanda yang dapat menunjukkan apakah pacar Anda calon suami yang baik atau tidak.

1. Dia tidak mampu meredam pertengkaran dengan cara yang dewasa, justru makin menjadi-jadi. Terkadang sesekali cekcok dan perselisihan kecil dapat mempererat ikatan emosional yang kuat antara Anda dan pasangan. Jika dia bereaksi tidak dewasa dan agresif dalam situasi kecil atau serius, maka Anda harus memikirkan kembali rencana menikah dengannya. Dia bisa saja menjadi suami yang mudah tersulut emosinya serta ayah temperamental.

2. Dia tidak mampu memahami Anda atau orang lain. Jika pacar Anda tidak bisa memahami Anda dan pendapat Anda, maka Anda harus memikirkan ulang tentang rencana menikah dengannya. Dia seharusnya menghormati Anda secara personal maupun di depan orang lain, menghormati pekerjaan, dan tujuan Anda. Saling menghormati sangat diperlukan untuk pernikahan yang sehat dan bahagia.

3. Jika ia berperilaku dengan cara yang tidak menghargai dengan keluarga dan teman-temannya, berhati-hatilah. Amati perilakunya terhadap anggota keluarga dan teman-temannya. Jika dilihat dari gelagatnya dia kurang bisa berperilaku sopan dan berbudi dengan orang-orang terdekat Anda, maka ia mungkin bukanlah calon suami yang baik untuk Anda. Jadi, berhati-hati dan amati dia untuk memastikan bahwa dia peduli dengan keluarga dan teman-teman.

4. Jika dia sangat boros dalam mengeluarkan uang, maka dia mungkin tidak bisa membuktikan kepada Anda untuk menjadi suami yang baik. Seorang pria yang bertanggung jawab, tahu betul susahnya mencari uang. Dia tentu membelanjakan uangnya secara bijaksana dan sesuai kebutuhan. Misalnya, ia rela menghabiskan uangnya hanya untuk membeli gadget terbaru dan barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu penting. Seorang pria yang bertanggung jawab tidak mau menghabiskan uang hanya untuk hal-hal yang tidak perlu, dia lebih memilih berhemat untuk tabungan masa depan.

5. Anda harus mempertimbangkan kembali hubungan Anda jika dia lebih memilih bersenang-senang ke tempat hiburan malam bersama teman-temannya daripada tenang di rumah. Apalagi, dalam seminggu dia bisa 2 sampai 3 kali pergi mencari kesenangan karena beralasan bosan di rumah. Seorang pria yang menyenangkan dan layak menjadi suami baik tidak akan merasa keberatan menghabiskan waktu di rumah dan bersantai dengan keluarganya. Jika dengan keluarganya saja ia sama sekali tidak peduli, maka ia mungkin tidak peduli dengan Anda saat berumah tangga nanti.

Jika masih pacaran saja ia sudah berani melakukan tindak kekerasan, maka Anda harus memikirkan kembali rencana menikah dengannya. Jangan mengabaikan kekerasan fisik, apalagi beralasan Anda terlalu mencintainya. Jika ia telah memukul Anda sekali atau dua kali karena alasan apapun, maka ini adalah indikasi yang jelas bahwa ia akan menjadi suami yang suka main pukul. Mudah marah adalah tanda peringatan, dan jika sampai mengarah pada kekerasan fisik, itu sudah hal lain. Jika pacar Anda sedikit-sedikit suka main tangan selama beradu argumen, maka lebih baik Anda tidak menikah dengannya. Jika dia suka membuang benda-benda di sekitarnya ketika dia marah, maka ia tak akan segan membuang Anda di masa depan. Orang-orang yang memiliki watak seperti itu banyak terbukti bukanlah suami yang baik serta ayah yang kejam.

Bagikan :

You may also like...