5 Tips Pacaran untuk Wanita Usia 30-an

Bagikan :

pacaran usia 30 tahun, wanita pacaran umur 30 tahun
5 Tips Pacaran untuk Wanita Usia 30-anApakah Anda pikir hanya karena sudah menginjak usia 30-an tak mampu lagi bersaing dengan gadis-gadis muda dalam menemukan jodoh? Anda salah! Belum menikah di usia yang sudah mencapai 30 tahun memang mengkhawatirkan, terutama bagi wanita. Mencari sosok pria tepat yang bisa dijadikan suami serasa bukan perkara mudah. Perjalanan cinta pun terasa lebih menantang. Namun, bukan berarti Anda harus menyerah begitu saja. Sebenarnya, usia 30-an adalah waktu terbaik untuk berada dalam suatu hubungan serius. Ini adalah saat ketika Anda cukup dewasa untuk masuk ke dalam hubungan jangka panjang. Hidup Anda pasti berubah menjadi lebih baik jika Anda menemukan jodoh pada usia ini, karena sudah tak terpikir lagi berlama-lama pacaran. Anda hanya perlu mengetahui beberapa hal sebelum Anda memulai suatu hubungan hingga berujung ke pernikahan. Tulisanwanita.com memberikan beberapa tips pacaran bagi perempuan di usia 30-an.


1. Fokuslah pada kepribadian Anda
Ketika mencapai usia 30-an, perempuan terkadang terobsesi dengan penampilannya atau malahan cuek tampil seadanya. Tidak peduli Anda di posisi mana, Anda berada di jalan yang salah. Anda harus menerima kenyataan bahwa Anda tidak dapat terlihat lebih muda dari usia Anda, tidak peduli apa yang Anda lakukan. Anda tidak harus mati-matian mengubah gaya hanya karena Anda sudah melewati usia 20-an.

Anda harus membuat diri Anda terlihat rapi dan anggun. Kenakan pakaian yang sesuai dengan usia Anda, dan pakailah makeup tipis namun tetap tak menyembunyikan aura kecantikan alami Anda. Yang paling penting, pastikan bahwa Anda tidak berlebihan dengan tampilan Anda. Kelebihan makeup, terlalu banyak lipstik, atau memakai semua perhiasan membuat pria menjauh. Ingat satu hal, sebisa mungkin Anda jangan terlalu terlihat lebih muda atau lebih tua dari segi penampilan. Selain penampilan luar, Anda selalu bisa terlihat cantik dimata pria dengan menonjolkan sisi kedewasaan!

2. Jangan tergesa-gesa
Ketika Anda mulai berkenalan dengan seseorang, pastikan Anda membawa hubungan ini pelan-pelan namun pasti. Kenalilah kepribadiannya, belajarlah tentang kesukaan dan visinya, lihatlah apakah dia cocok dengan Anda. Demikian pula, jika dia memiliki beberapa perbedaan dengan Anda, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan dia tidak cocok dan memilih menghindarinya. Bisa jadi Anda mungkin kehilangan sosok pria yang Anda cari selama ini.

3. Jangan terlalu kritis
Pastinya, saat Anda menginjak usia 30-an, Anda sudah banyak belajar tentang perilaku manusia, bukan? Anda tentu sudah memahami bagaimana setiap orang berperilaku. Tapi itu bukan berarti Anda harus banyak pertimbangan ketika mulai berkenalan dengan seseorang. Jangan terlalu kritis terhadap laki-laki. Jangan pula terlalu menganalisis perilaku mereka. Biarkan pengalaman yang membimbing Anda mengenal lebih dekat semua kepribadiannya secara wajar. Tapi, bukan berarti juga Anda mencari pria asal-asalan yang hanya mau diajak menikah, namun sifat dan sikapnya kasar.

4. Tetaplah percaya diri
Ketika menyadari sudah banyak teman yang menikah, terkadang ada rasa rendah diri yang mungkin menghampiri Anda. Namun, hal tersebut jangan sampai berpengaruh pada hubungan Anda. Anda menjadi pribadi yang posesif karena takut bila ia akan selingkuh atau meninggalkan Anda. Tetaplah percaya diri dengan berpikir positif dan nikmati saja hubungan Anda saat ini. Aura positif Anda bisa menular kepada hubungan yang akan membuat si dia semakin serius dengan Anda.

5. Jelaskan harapan Anda
Meski tidak terburu-buru membahas pernikahan, namun Anda bisa menanyakan tentang keseriusannya. Setelah beberapa bulan pacaran, Anda bisa memulai untuk menanyakan kepada kekasih seberapa serius ia menjalani hubungan tersebut. Daripada menghabiskan waktu dengan pria yang masih ingin bermain-main, sebaiknya cari pria yang bisa diajak serius. Meski pria mengatakan akan menikah satu atau dua tahun mendatang, tapi setidaknya dia telah memiliki pemikiran untuk serius.

Jadi, jangan berputus asa dalam menemukan jodoh saat usia 30-an. Beranikan diri Anda, semoga hubungan Anda berakhir manis di pelaminan.

Loading...
Bagikan :

You may also like...