6 Alasan Jangan Mencabut Bulu Hidung, Bisa Fatal!

mencabut rambut hidung, mitos mencabut rambut hidung, mencabut rambut hidung dengan pinset, perawatan infeksi mencabut rambut hidung, meninggal karena mencabut bulu hidung

Seperti yang kita ketahui, hidung di dalamnya memiliki bulu-bulu. Bulu tersebut tak sekedar bulu, namun memiliki tugas dan manfaat, yakni menyaring udara yang masuk, sehingga debu dan kotoran-kotoran lainnya dapat tertahan pada bulu.


Jika kamu memiliki kebiasaan mencabuti bulu hidung, mulai sekarang jangan lakukan lagi. Ternyata mencabut bulu hidung itu memiliki dampak negatif terhadap kesehatan. Bahkan bisa sampai berakibat fatal.

1. Menyebabkan infeksi pada rongga hidung
Infeksi tersebut diakibatkan oleh bekas pencabutan bulu hidung yang menyisakkan luka. Sebisa mungkin bulu hidung itu jangan dicabut, ya. Namun saat kamu kekeh mencabut, usahakan tangan kamu bersih. Pasalnya, jika tangan kamu kotor akan memicu tumbuhnya bakteri dan virus yang akan masuk ke dalam folikel bulu hidung. Fatalnya, hidung kamu bisa terkena infeksi.

2. Mengakibatkan mimisan
Hal fatal lainnya yang bisa kamu alami saat mencabut bulu hidung ialah mimisan. Ya, mimisan ini dapat terjadi ketika kamu mencabut bulu hidung secara paksa dan mengenai pembuluh darah. Fyi, Pembuluh darah dalam hidung itu ukurannya sangat kecil, lho. So, mulai sekarang jangan dibiasakan mencabut bulu hidung, ya.

3. Virus dan bakteri yang masuk juga dapat menimbulkan tumbuhnya jerawat hidung
Tak hanya menyebabkan infeksi, virus dan bakteri yang masuk ke hidung pun dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat dalam hidung. Meskipun bulu hidung mengandung zat membran mukosa, yang bekerja untuk mencegah bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh. Tetapi jika terjadi jerawat dan infeksi, dampak buruknya bisa menyebabkan sakit kepala, kesulitan tidur hingga radang otak.

4. Radang otak
Di sekitar mulut dan hidung, pembuluh darah vena (darah balik) akan bercampur dengan darah yang berasal dari otak. Nah, ketika hidung kamu terkena infeksi, virus dan bakteri akan mudah masuk ke dalam otak melalui pembuluh darah vena tersebut. Virus dan bakteri yang masuk ke dalam otak, menyebabkan gumpalan di sinus kavernosus.

Baca juga :  5 Manfaat Putih Telur


Meskipun risiko hingga mengakibatkan radang otak ini sangat rendah, namun sebisa mungkin kamu tetap tidak melakukan cabut bulu hidung, ya.

5. Perforasi septum
Perforasi septum ini merupakan kondisi rongga hidung yang mengalami kerusakan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, yang melukai area hidung. Perforasi septum ini memiliki tanda-tanda seperti luka, bisul, dan lendir yang mengerak.

6. Ingrown nose hair
Hal fatal lain yang bisa terjadi ketika kamu terbiasa mencabut bulu hidung adalah ingrown nose hair. Karena bulu hidung yang dicabut tersebut, dapat tumbuh kembali melalui lubang roma, namun tidak tumbuh dengan semestinya, malah tumbuh ke dalam kulit (extrafollicular penetration), dan hal ini mengakibatkan peradangan pada hidung.


Itulah dampak yang diakibatkan dari mencabut bulu hidung. Mulai sekarang, jangan dibiasakan untuk mencabut bulu hidung lagi, ya. Sekiranya bulu hidung kamu panjang, lebih baik hanya dipotong saja menggunakan alat khusus yang banyak diperjualbelikan.


You may also like...