6 Cara Menangani Hubungan Putus-Sambung

Bagikan :

pacaran putus-sambung, hubungan putus-sambung
6 Cara Menangani Hubungan Putus-SambungHubungan putus-sambung bisa cukup menjengkelkan setelah berjalan sekian lama. Sama seperti kasus Justin Timberlake dan Jessica Biel. Orang-orang ini memutuskan berpisah, berkencan dengan orang lain, dan kemudian kembali bersama-sama, sebelum akhirnya mengikat simpul perkawinan. Nah, orang-orang ini memiliki akhir yang bahagia dan jika Anda ingin kejelasan dalam menyikapi hubungan yang putus-nyambung, maka artikel berikut menuliskan beberapa solusi untuk mengatasi masalah hubungan yang sering putus-sambung.

1. Mulailah berpindah ke lain hati
Jika pasangan Anda bolak-balik mengatakan putus dan hubungan Anda hanya semakin rumit, cobalah berkencan dengan pria lain untuk menjernihkan pikiran Anda dari pria labil ini. Dengan cara ini Anda akan tahu sendiri apakah benar-benar ada orang yang lebih baik dari dia untuk Anda di luar sana. Hal ini juga akan memberikan Anda dan dia kesempatan untuk istirahat mendewasakan diri.

2. Bicarakan semua masalah hanya sekali saja
Mintalah dia waktu untuk duduk dan berdiskusi serius dengan Anda tentang kejelasan hubungan tersebut sedang menuju. Jelaskan bahwa Anda telah kehabisan kesabaran dan tentu hal itu tidak adil untuk membuat Anda menunggu. Juga, pastikan dia tahu bahwa ini adalah diskusi terakhir kalinya dengan dia jika dia memutuskan tidak mau bertemu. Belajarlah untuk membentengi diri sendiri, dan biarkan orang ini pergi. Jangan memberinya kesempatan lain jika ia tidak mengambil sikap tegas kali ini.

3. Tuliskan alasan perpisahan
Catat semua mengapa Anda berdua sering putus nyambung, dan akhirnya kembali bersama-sama lagi. Apa faktor yang mendorong Anda berdua untuk putus, tapi akhirnya memutuskan pacaran lagi dengan cara yang berbeda. Pikirkan tentang semua hal itu, dan diskusikan untuk menghilangkan poin negatif dengan dia.


4. Biarkan hal-hal kecil pergi
Karena Anda berdua tampaknya saling mencintai terlalu sulit untuk melepaskan, bahkan setelah beberapa kali putus, Anda berdua harus belajar melihat hal-hal yang menghalangi pertumbuhan cinta Anda sebagai pasangan. Cobalah Anda berdua mengidentifikasi dan membiarkan pergi atau berdamai dengan beberapa masalah yang tampaknya tidak terlalu penting daripada kehadiran dia dalam hidup Anda.

5. Tetapkan batas waktu
Jika Anda terlalu muak dengan menjalani hubungan yang selalu putus-sambung, maka Anda harus menetapkan batas waktu untuk merubahnya menjadi sesuatu yang serius. Beritahukan bahwa Anda sudah cukup bosan jika terus-menerus putus-sambung. Katakan bahwa Anda ingin segera menetapkan hubungan jangka panjang satu hari yang sudah Anda beri tenggat waktu. Jika ia memang benar-benar mencintai Anda, dia pasti akan berkomitmen untuk Anda sebelum tenggat waktu yang Anda berikan. Dan jika dia tidak, maka Anda sudah tahu bagaimana seharusnya, lebih baik putuskan saja dia.

6. Timbang positif dan negatif
Duduk, berpikir, dan menuliskan berbagai hal positif dan negatif dari hubungan Anda dengan dia. Jika hal yang baik lebih banyak daripada hal buruk, maka berkompromilah sedikit untuk hal yang negatif. Tetapi jika Anda menemukan banyak keburukan, saatnya untuk mengakhiri selamanya. Katakan padanya untuk melakukan cara ini juga dan lihatlah apa yang dia rasakan atau katakan tentang keadaan hubungan Anda.

Bagikan :

You may also like...