6 Cara Menghindari Lapar Mata Saat Nge-Mall

Bagikan :

pemborosan, cara menghindari pemborosan saat belanja
6 Cara Menghindari Lapar Mata Saat Nge-MallKebanyakan wanita pasti suka berbelanja. Tapi, saat berbelanja tentu harus memperhatikan apa yang perlu kita beli. Seringkali, kita lapar mata ketika melihat barang-barang bagus saat sedang asyik ngemall, tanpa di sadari pengeluaran kartu kredit akhirnya membengkak gara-gara hobi yang satu ini. Nah, lapar mata saat berbelanja adalah kondisi umum, karenanya banyak orang merasa terganggu oleh sifat ini. Jika Anda membawa uang tunai dengan jumlah sesuai atau hanya ingin berbelanja cerdas, Tulisanwanita.com memberikan beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk menghindari pemborosan saat berbelanja di mall.

1. Buatlah daftar dulu di rumah
Salah satu cara paling sederhana untuk menghindari pemborosan saat di mall adalah membuat daftar hal-hal yang Anda butuhkan sebelum Anda berangkat berbelanja. Cara ini akan memastikan bahwa Anda tidak akan membeli hal-hal yang tidak benar-benar perlu dan menghindari kebiasaan menghambur-hamburkan uang. Pikirkan baju-baju di almari, sepatu di rak, atau perabotan di rumah Anda untuk bahan pertimbangan, sehingga Anda tidak tergoda untuk mengeluarkan uang berlebihan saat berbelanja. Buatlah daftar Anda dan coret hal-hal yang tampaknya tidak benar-benar penting. Dengan melihat daftar itu berulang-ulang, Anda akan mengekang keinginan membeli hal-hal yang tidak perlu. Utamakan kebutuhan dasar Anda dan hindari pemborosan.


2. Jangan mudah tergoda dengan tawaran diskon atau papan iklan
Jangan tergoda dengan gambar menarik di papan iklan, barang-barang diskonan, atau berbagai macam tawaran barang dengan harga murah yang dimaksudkan untuk memikat pembeli supaya membeli barang yang mungkin tidak benar-benar dibutuhkan. Kendalikan langkah Anda untuk tidak tertuju pada booth-booth yang sedang menawarkan barang menarik. Lihat lagi daftar Anda, dan lanjutkan ke bagian pembayaran. Abaikan saja meskipun tawaran mereka sangat menggoda, Anda memiliki kekuatan untuk menahan diri dari godaan pemborosan.

3. Gunakan uang tunai saja
Kartu kredit cenderung memainkan peran utama dalam memudahkan konsumen untuk mengeluarkan uang meski tak membawa uang tunai. Karena tidak membawa uang cash, konsumen tidak pernah menyadari betapa mudahnya mereka mengeluarkan uang dengan kartu kredit untuk berbelanja. Daripada menyesali semua pembelian Anda saat membayar bengkaknya tagihan kartu kredit Anda di akhir bulan, hindari saja kebiasaan pemborosan dengan membawa uang tunai dalam jumlah terbatas saat nge-mall. Menggunakan uang tunai dan membawa secukupnya dapat membantu Anda mengendalikan kebiasaan belanja Anda dan menjadi sadar tentang apa saja yang perlu Anda beli.

4. Gunakan voucher belanja
Anda dapat memanfaatkan voucher diskon saat belanja. Voucher potongan diskon biasanya didapatkan melalui website, majalah, atau penawaran promosi. Kumpulkan voucher atau menyimpan kodenya pada ponsel Anda. Cara ini mungkin awalnya seperti pekerjaan yang membosankan, tetapi dapat membantu Anda untuk menghindari pemborosan saat berada di pusat perbelanjaan. Bila Anda menggunakan voucher, Anda akan dapat mengurangi jumlah tagihan Anda dan membeli hal-hal sesuai dengan penawaran pada voucher Anda saja.

5. Jangan mengajak anak-anak saat Anda berbelanja
Anak-anak memiliki kecenderungan khas merengek-rengek minta dibelikan barang yang mereka anggap menarik kepada orang tuanya. Rengekan baru berhenti sampai mereka berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan, terutama ketika mereka berada di pusat perbelanjaan. Anak-anak sering terpikat oleh baju, sepatu warna-warni, atau mainan. Terkadang mereka bisa membuat malu orang tuanya dengan menangis sejadi-jadinya di tengah keramaian demi mendapatkan barang impiannya sampai orang tua terpaksa menuruti tuntutan mereka. Hindarilah mengajak anak-anak saat berbelanja dengan Anda, kecuali memang Anda sengaja mengajak mereka dan sudah menyiapkan uang ekstra.

Bagikan :

You may also like...