7 Cara Mengurangi Stres Akademik pada Anak

Bagikan :

stres di sekolah, stres akademik pada anak, mengatasi stres pada anak
7 Cara Mengurangi Stres Akademik pada AnakBanyak orang tua tidak menyadari bahwa stres di sekolah tidak kalah beratnya seperti stres yang dialami orang dewasa. Kebanyakan stres ini adalah akibat les di luar jam pelajaran, ujian sekolah, dan kegiatan lain yang diharapkan para orang tua agar dapat membantu anak-anak mereka berprestasi supaya memiliki masa depan yang lebih baik. Hal lain yang meningkatkan stres juga dikarenakan adanya persaingan dengan siswa lainnya. Tulisanwanita.com memberikan cara dimana Anda dapat mengurangi stres akademik pada anak-anak yang terjadi karena beberapa alasan.

1. Ingatkan mereka agar jangan lupa beribadah
Ini adalah tips yang sangat penting, beribadah merupakan langkah paling strategis untuk mengatasi stres pada siswa. Siswa yang jarang beribadah lebih rentan terhadap tekanan mental, mudah terpengaruh pada hal-hal negatif, serta mudah mengalami gangguan psikologis. Sebaliknya, siswa yang taat beribadah meskipun prestasinya biasa-biasa saja, justru menunjukkan semangat dan motivasi yang kuat untuk mengatasi masalahnya sendiri. Jiwanya menjadi tentram dan pikirannya tak terganggu dengan pengaruh negatif.

2. Biarkan mereka mengambil suatu kegiatan penyegaran
Hobi dan kegiatan ekstra kurikuler adalah cara yang bagus untuk membantu anak-anak agar sedikit melepaskan penat dari kegiatan belajar. Tentu saja anak-anak merasa stres karena terus-menerus berkutat dengan mata pelajaran. Libatkan mereka dalam kegiatan olahraga, musik, atau belajar seni. Ini akan membantu mereka untuk menyalurkan kepenatan dengan cara yang kreatif.


3. Memahami apa yang menyebabkan stres
Jika Anda ingin membantu dalam mengurangi stres akademik yang dihadapi anak-anak Anda di sekolah, pahamilah dulu di mana akar penyebabnya berasal. Tanyakan secara halus, apakah mereka stres karena ada masalah di sekolahnya? Apakah mereka terlalu banyak bermain? Apakah mereka tidak mampu menyerap apa yang di ajarkan oleh guru-gurunya? Atau mereka hanya tidak tertarik pada mata pelajaran tertentu? Strategi dalam mengatasi stres akademik pada anak-anak sangat tergantung pada cara Anda menelurusuri alasan dibaliknya.

4. Atur rutinitas sehat untuk anak-anak Anda di rumah
Salah satu dari banyak alasan anak-anak mengalami stres di sekolah bisa dikarenakan mereka tidak mengikuti rutinitas yang sehat di rumah. Mereka tidak bisa fokus menyerap semua mata pelajaran di sekolah karena mereka makan tidak teratur atau tidur yang cukup. Ingatkan anak-anak Anda supaya makan teratur dan tidur yang cukup, agar mereka siap secara fisik dan mental saat menyerap semua pelajaran sekolah.

5. Jangan sering dimarahi
Kadang-kadang, orang tua tidak menyadari bahwa mereka sendirilah menjadi penyebab stres akademik pada anak-anaknya. Membandingkan hasil akademik anak-anak Anda dengan teman-temannya, memarahi saat mendapatkan nilai jelek, atau mengharuskan mereka giat belajar agar selalu menjadi juara kelas adalah beberapa hal yang harus Anda hindari. Berhati-hatilah apa yang Anda katakan pada mereka, gunakan pendekatan secara halus untuk memberi pengertian. Cara itu akan membantu dalam mengurangi stres sekolah mereka.

6. Lihat apakah mereka membutuhkan bantuan
Setiap anak memiliki cara belajar sendiri-sendiri. Ada anak yang cepat sekali menyerap ilmu, ada juga beberapa yang butuh waktu lama. Ada siswa yang tidak pernah belajar malah selalu menjadi juara kelas, banyak juga siswa lain yang membutuhkan bimbingan belajar tambahan. Kadang-kadang, kebanyakan anak-anak merasa malu mengajukan pertanyaan untuk memperjelas kesulitan yang mereka hadapi. Jika dibiarkan, akibatnya mereka akan tertinggal dan berpengaruh pada nilai-nilai ujiannya karena mereka tidak mampu menguasai bab pelajaran tertentu. Mengidentifikasi jenis pola pembelajaran sesuai karakter anak-anak Anda sangatlah penting. Gunakan pengetahuan ini untuk membantu mereka belajar dan mengurangi stres mereka.

7. Sering-sering berkomunikasi dengan anak-anak Anda
Anak-anak Anda mungkin mengalami stres di sekolah karena mereka jarang berkomunikasi dengan orang tua mereka. Bisa jadi karena kedua orang tuanya terlalu sibuk dengan pekerjaannya, sampai-sampai perhatian untuk anak diabaikan. Adalah penting bagi semua orang tua untuk selalu memantau perkembangan anak-anaknya melalui komunikasi, supaya bisa mengetahui apa yang sedang terjadi dalam pikiran mereka. Cara ini bisa mengurangi stres mereka di sekolah juga.

Banyak orang tua tidak menyadari bahwa membuat anak merasa rileks justru akan menyegarkan pikiran dan membantunya belajar lebih baik. Terus berikan mereka motivasi tapi jangan terlalu menekan, agar menjadi terbaik sesuai kemampuan mereka sendiri. Cara ini bisa mengurangi stres akademik yang kemungkinan banyak di hadapi banyak siswa.

Bagikan :

You may also like...