8 Cara untuk Mengurangi Risiko Stroke

Bagikan :

stroke, cara mencegah stroke, mengurangi resiko stroke

8 Cara untuk Mengurangi Risiko StrokeDengan jenis diet yang salah dan gaya hidup tidak sehat sehari-hari, ada peningkatan kemungkinan orang terkena stroke. Stroke dapat terjadi pada siapa saja setiap saat dan cara terbaik untuk tidak terserang stroke adalah untuk mengetahui tentang gejala dan juga mencoba dan mencegah sejak dini. Mencegah lebih baik daripada mengobati dan membantu untuk mengambil beberapa langkah yang akan memastikan bahwa risiko stroke menjauh. Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi risiko stroke.

1. Memeriksa tekanan darah Anda
Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan stroke jika Anda tidak mengetahuinya di awal. Periksalah tekanan darah Anda setiap kesempatan yang Anda dapatkan. Dengan perangkat pengecek tekanan darah yang dijual di pasaran, Anda bahkan bisa memeriksa sendiri.

2. Fibrilasi Atrial atau kelainan pada jantung
Fibrilasi Atrial adalah kondisi jantung tidak normal yang meningkatkan kemungkinan stroke sebesar 500%. Pergilah ke dokter jika Anda menemukan sesuatu yang abnormal tentang jantung atau jika Anda merasa tidak nyaman di sekitar dada. Seorang dokter dapat mengidentifikasi dan mengobati kondisi serta membantu Anda mencegah stroke.

3. Kurangi rokok atau berhenti
Perokok memiliki kesempatan lebih banyak menderita stroke dibandingkan non-perokok. Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah, mempercepat penyumbatan arteri, meningkatkan tekanan darah dan memaksa jantung bekerja lebih keras.


4. Kurangi konsumsi alkohol atau berhenti
Meskipun tidak seburuk merokok, alkohol juga dapat berkontribusi terkena stroke. Minum sesekali atau jangan minum sama sekali.

5. Periksa kadar kolesterol Anda
Kolesterol telah menjadi ‘pembunuh tanpa suara’ hingga hari ini. Sama seperti ketika Anda memeriksa tekanan darah Anda, Anda juga perlu memeriksa kadar kolesterol karena menyumbat arteri Anda. Anda perlu merasa khawatir jika kadar kolesterol Anda lebih dari 200.

6. Diabetes
Sama seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan kemungkinan stroke, diabetes yang tidak terkontrol juga bisa merusak sistem Anda dan menyebabkan stroke. Periksa diabetes Anda dan lakukan pengobatan yang diresepkan oleh dokter Anda.

7. Makan sehat dan berolahraga secara teratur
Makanan berlemak terlalu banyak dan timbunan lemak di tempat yang salah juga dapat menyebabkan stroke. Pilihlah diet rendah lemak-trans, sodium, dan mulailah mengganti diet yang kaya akan sayuran hijau dan buah-buahan. Berolahraga secara teratur juga membantu Anda tetap fit dan mencegah stroke.

8. Serangan Iskemik Sesaat
Serangan Iskemik Sesaat atau stroke ringan (Transient Ischemic Attacks, TIA), adalah gangguan fungsi otak yang merupakan akibat dari berkurangnya aliran darah ke otak untuk sementara waktu. Tetapi jika Anda dapat mengidentifikasi ini dan mendapatkan perawatan tepat waktu, Anda akan baik-baik saja. 40% dari orang-orang yang memiliki pengalaman TIA akhirnya terkena stroke.

Loading...
Bagikan :

You may also like...