8 Resiko Kesehatan Akibat Pewarnaan Rambut

Bagikan :

pewarna rambut, bahaya pewarna rambut
8 Resiko Kesehatan Akibat Pewarnaan RambutDalam beberapa tahun terakhir telah terjadi lonjakan besar jumlah wanita yang memilih mewarnai rambut menggunakan pewarna kimia. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pewarna rambut mungkin menjadi penyebab di balik banyak bahaya kesehatan. Juga, parahnya resiko itu membahayakan kesehatan Anda. Tulisanwanita.com memberikan daftar efek negatif beberapa produk pewarnaan rambut yang mungkin berbahaya untuk rambut Anda.

1. Reaksi alergi
Reaksi alergi yang disebabkan oleh beberapa pewarna bisa sangat buruk, hal itu bisa berlaku bagi Anda yang tidak bisa mentolerir penggunaan kosmetik topikal pada kulit atau memiliki kulit sensitif. Selalu memastikan bahwa Anda melakukan tes terlebih dahulu sebelum Anda menerapkan pewarna.

2. Efek pada mata dan kulit kepala
Beberapa produk pewarna rambut kimia dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan pada mata. Juga, mereka dapat menyebabkan gatal-gatal, luka, dan sensasi terbakar pada kulit kepala Anda.

3. Kerusakan akibat kandungan pestisida
Beberapa pewarna rambut memiliki kandungan alkylphenol etoksilat (APE), yang ditemukan di spermisida dan pestisida. Ini dapat menyebabkan gangguan hormonal dalam tubuh Anda.

4. Penyakit Limfoma Non Hodgkin
Sebuah studi oleh para peneliti Yale University menemukan bahwa mereka yang memakai produk pewarna rambut berada pada risiko yang lebih besar terkena penyakit limfoma non-Hodgkin. Ini adalah kanker yang menyerang sistem limfatik, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda.


5. Penyakit Hodgkins dan multiple myeloma
Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan secara terus-menerus mewarnai rambut produk kimia mungkin menjadi salah satu penyebab di balik penyakit Hodgkin, jenis lain dari kanker getah bening, dan multiple myeloma.

6. Kanker payudara
Para-phenylenediamine (pped), zat yang terkandung dalam sebagian besar pewarna rambut, telah ditemukan menjadi karsinogenik pada payudara. Ada beberapa bukti lain yang menunjukkan bahwa penggunaan pewarna rambut memiliki hubungan dengan kanker payudara.

7. Kandung kemih dan kanker lainnya
Studi juga menunjukkan bahwa mereka yang sering menggunakan pewarna rambut berada pada risiko yang lebih besar terkena masalah kandung kemih dan kanker lainnya.

8. Kanker pada anak
Jika seorang wanita menggunakan pewarna rambut sesaat sebelum konsepsi atau selama kehamilan, ada 10 kali lebih besar kemungkinan beresiko terkena kanker pada anak.

Bagikan :

You may also like...