8 Tanda Anda Terlalu Banyak Bekerja

Bagikan :

lelah bekerja, tanda terlalu banyak kerja, kurang piknik
8 Tanda Anda Terlalu Banyak BekerjaBekerja hanyalah salah satu aspek dari kehidupan manusia. Kehidupan mencakup banyak tugas lain yang sama pentingnya, menuntut waktu dan perhatian kita. Jika Anda adalah seorang workaholik dan sangat menikmati menghabiskan waktu di kantor, Anda akan rentan terhadap berbagai masalah yang akan menguras kesehatan fisik dan mental Anda. Oleh karena itu, penting untuk menyisihkan waktu dari jadwal kesibukan Anda untuk diri sendiri. Anda dapat berolahraga, pergi untuk bersantai sejenak, atau berkumpul dengan orang yang Anda cintai. Anda bahkan dapat mengambil sebuah hobi menarik yang akan membantu Anda bersantai dan rileks. Meskipun tanda-tanda kelelahan karir berbeda-beda dari setiap individu, Tulisanwanita.com menuliskan indikator secara umum yang cukup membantu dalam menentukan tanda-tanda bahwa seseorang terlalu banyak bekerja.

1. Kelelahan konstan dan rendahnya tingkat energi
Terlalu banyak pekerjaan memiliki pengaruh negatif pada tubuh Anda, karena tubuh Anda gagal menanggapi sesuai instruksi Anda. Membebani diri Anda dengan banyak pekerjaan sering menyebabkan tingkat energi berkurang dan kelelahan konstan. Dalam keadaan seperti itu, Anda mungkin tidak dapat memberikan hasil maksimal untuk pekerjaan Anda.

2. Perasaan mudah kecewa dan putus asa
Jika Anda telah merasa sedih dan suram dalam beberapa minggu atau bulan terakhir, maka mungkin itu berarti menandakan Anda perlu istirahat dari jadwal pekerjaan rutin Anda. Ini berarti bahwa Anda secara mental sangat lelah telah bekerja keras. Anda perlu istirahat, membebaskan diri dari pola rutinitas kerja dan memanjakan diri dalam beberapa kegiatan menyenangkan.


3. Mengurangi keinginan untuk bekerja keras
Jika Anda tampaknya tidak lagi peduli dalam menetapkan target, mencapai tujuan, atau tidak memiliki motivasi untuk bekerja keras, ini menunjukkan bahwa Anda kurang piknik. Pikiran dan tubuh Anda layak beristirahat.

4. Tingkat produktivitas berkurang drastis
Jika akhir-akhir ini Anda melewatkan tenggat waktu dari sebagian besar proyek-proyek Anda hanya karena Anda tidak merasa mampu menyelesaikannya, maka mungkin karena meningkatnya tekanan pekerjaan. Ini menandakan bahwa tubuh dan pikiran Anda telah mencapai tingkat kejenuhan yang menolak untuk bekerja sama.

5. Ingin mengundurkan diri dari pekerjaan
Awalnya Anda sangat menikmati pekerjaan setiap hari dan lebih suka tidak mengambil jatah cuti bahkan untuk satu hari. Tapi sekarang, Anda berada di titik jenuh. Anda berpikir untuk membolos, merasakan kebosanan luar biasa setiap melihat tumpukan tugas di kantor. Bahkan Anda selalu berpikir untuk mengundurkan diri dari pekerjaan Anda. Jika hal seperti ini telah terjadi secara teratur, maka itu adalah peringatan untuk Anda agar memulihkan diri.

6. Minum alkohol dan merokok
Jika Anda akhir-akhir ini sepulang kerja Anda lebih memilih pergi ke tempat hiburan, mulai mencoba minum alkohol dan merokok demi mengalihkan pikiran jenuh dari jadwal kerja yang semakin sibuk, itu indikasi beban kerja yang mengerikan sudah menguras pikiran dan tenaga Anda.

7. Sering marah dan frustrasi di rumah dan tempat kerja
Jika Anda sudah mulai marah hanya karena masalah kecil di rumah dan tempat kerja, maka cepat atau lambat Anda mungkin berakhir dalam kesulitan. Karena perilaku seperti itu tidak dapat diterima semua orang.

8. Mudah gelisah karena tugas kantor dan menekan hubungan
Terlalu banyak ketergantungan pada pekerjaan cenderung menjauhkan Anda dari keluarga dan teman-teman. Jika teman-teman dan keluarga Anda telah mengeluh akhir-akhir ini karena padatnya waktu yang Anda habiskan di kantor, saatnya untuk mengurangi jam kerja Anda.

Bagikan :

You may also like...