7 Renungan Agar Masa Lalu Kelam Berhenti Membayangimu

masa lalu, memikirkan masa lalu

Nggak semestinya masa lalu yang pahit menghalangi langkahmu untuk meraih kebahagiaan. Masa lalu hanya kejadian yang tertinggal di belakang dan nggak boleh kamu bawa ke masa depan. Hanya dua hal yang bisa kamu petik dari kejadian masa lalu, yaitu hikmah dan pelajaran hidup.


Memang sulit melepas belenggu masa lalu apalagi yang menyisakan trauma. Kamu memang perlu waktu dan proses untuk meninggalkannya. Beberapa hal berikut juga perlu kamu pahami supaya masa kelam itu berhenti membayangimu.

1. Sampai kapan pun kamu nggak bisa kembali ke masa lalu
Sebagaimana angka yang terus bertambah dalam usiamu, kamu nggak akan pernah bisa mengurangi barang sehari pun. Nggak ada kesempatan untuk mengulang masa lalu, yang ada hanya segenggam hikmah dan sejumput pelajaran yang bisa kamu petik untuk memperbaiki pijakan langkahmu di masa mendatang. Kegagalan, keputusasaan, keterpurukan atau bahkan kesalahanmu yang mengecewakan, biarlah cukup tersimpan di masa lalu.

2. Saat mengingat masa kelam itu kamu hanya mengulang rasa sakit yang sama
Jangan biarkan pikiranmu larut dalam kata ‘seandainya’. Berhentilah untuk terus menyalahkan diri atas apa yang telah terjadi. Kamu nggak sendiri, setiap orang pasti pernah punya pengalaman pahit yang justru memberinya pelajaran hidup bahkan menempanya jadi seseorang yang lebih kuat. Berandai-andai hanya bakal membuat hatimu lebih sesak dari kenangan sesak itu sendiri.

3. Yang telah terjadi biarlah terkubur waktu, itulah takdirmu yang nggak bisa diubah
Jangankan sebuah kejadian yang menimpamu dalam hidup, daun jatuh saja sudah punya takdirnya sendiri. Memang kenangan itulah yang tergurat dalam takdirmu. Nggak ada jalan terbaik selain mengikhlaskannya.

Mungkin kamu memang perlu waktu yang nggak sedikit untuk melupakannya, tapi saat kamu punya niat untuk membuka lembar hidup yang baru, waktu pasti akan menguburnya perlahan.

Baca juga :  Mengapa Pikiran Santai Justru Lebih Produktif? Baca 7 Alasannya...

4. Tutup penyesalanmu dengan berjanji bahwa hari esok akan selalu lebih baik
Bila kenangan buruk itu berasal dari kesalahanmu sendiri, rasa menyesal sangat wajar kamu rasakan. Tapi itu bukan alasan untuk membuatmu berputus asa apalagi tenggelam dalam penyesalan yang berlarut-larut. Tutuplah segera pintu penyesalan itu dengan perubahan dirimu. Bertekadlah untuk tidak jatuh dalam kesalahan yang sama. Nggak ada penebus kesalahan terbaik selain berjanji untuk mengubah diri jadi lebih baik.

5. Yakinlah kasih Tuhan begitu penyayang, Dia akan mengubah hidupmu kalau kamu memang mau berubah
Setiap orang pasti punya ujian hidup masing-masing, yang membedakan adalah kekuatan mereka dalam menghadapinya.Tuhan itu Maha Adil kok, Dia tak pernah menjadikanmu orang termalang di dunia. Mungkin caramu saja yang kurang tepat dalam melewati ujiannya.


Betapa banyak orang yang bangkit dan berjaya justru setelah keterpurukan menimpanya. Kamu juga bisa, kok. Caranya, jadikanlah keterpurukkan itu sebagai cambuk yang melesatkan kehebatanmu. Tunjukkan pada dunia kalau kamu bisa bangkit. Bersyukurlah pada Tuhan karena kamu masih diberi kesempatan untuk melakukan yang terbaik dalam sisa umurmu.

6. Bagaimana pun hanya masa depan yang bisa kamu perjuangkan, sebab di sana tersimpan berjuta harapan
Ibaratnya kalau nasi sudah jadi bubur, tugas terbaikmu adalah bagaimana mengubah bubur itu menjadi enak, misalnya dengan menambahkan kaldu, ayam, kacang, kecap dan kerupuk. Jadilah bubur itu nikmat.


Kamu yang telah menempuh pengalaman pahit, juga tetap bisa menjadi dirimu yang baru dengan sejuta impian. Caranya tentu dengan bangkit dari keterpurukan untuk mewujudkan harapan-harapan itu menjadi nyata.

7. Belajarlah dari dunia, sebab di luar sana banyak orang hebat yang masa lalunya mungkin lebih kelam darimu
Setiap orang pasti pernah punya pengalaman pahit yang jadi masa kelamnya. Kamu nggak sendirian dan nggak ada alasan untuk menganggap diri jadi manusia paling malang. Coba tengoklah keluar dan belajarlah dari dunia, sebab betapa banyak orang luar biasa justru bangkit setelah kegagalannya.

Baca juga :  5 Cara Berdamai dengan Perubahan Dalam Hidup


Sebut saja misalnya Nick Vujicic, pria yang terlahir tanpa tangan dan kaki ini pernah depresi berat dan hampir bunuh diri. Tapi dia berhasil keluar dari masa kelam dan kini berubah menjadi motivator hebat yang mendunia. Tidak menyerah apa pun keadaannya, itulah prinsip yang harus kamu pegang untuk terus bangkit.

Nggak ada pengalaman masa lalu yang sia-sia kalau kamu menyikapinya dengan bijak. Semoga dengan memahami uraian di atas, kamu lebih bisa berdamai dengan masa kelam dan mengikhlaskannya.


You may also like...