Cara Agar Berhenti Terobsesi Pada Diri Sendiri

Bagikan :

terobsesi pada diri sendiri, obsesi berlebihan kepada diri sendiri
Cara Agar Berhenti Terobsesi Pada Diri SendiriTerobsesi terhadap diri sendiri lebih berbahaya daripada kebaikannya. Bukan hanya menghalau semua kebaikan yang memiliki potensi untuk datang ke dalam hidup Anda, tapi juga membuat Anda kehilangan teman-teman dan orang-orang yang akan peduli untuk Anda. Masalah terobsesi pada diri sendiri bukan soal mencintai diri sendiri atau memberi perhatian untuk diri sendiri, tetapi banyaknya kemelekatan ego yang akhirnya berubah menjadi obsesi sehingga membuat Anda selalu menonjolkan diri sendiri. Anda tidak bisa melihat orang lain atau apapun di sekitar Anda, semua yang menjadi pokok perhatian hanya Anda sendiri, seperti – kecerdasan, kekayaan, kecantikan, pengalaman Anda dsb. Anda selalu berbicara apa yang bagus dari diri sendiri, tidak peduli masalah orang lain dan tidak mau mengindahkan apa yang orang lain katakan. Artikel berikut menuliskan 4 tips sederhana dan efektif tentang cara agar berhenti terobsesi dengan diri sendiri.

1. Terlibat dalam kegiatan amal atau pelayanan sosial
Salah satu cara agar berhenti terobsesi dengan diri sendiri adalah dengan terlibat dalam beberapa jenis komunitas sosial. Kunjungi panti asuhan atau panti jompo di wilayah Anda dan menghabiskan beberapa waktu di sana. Anda akan menemukan banyak orang yang berada dalam kondisi yang jauh lebih membutuhkan uluran tangan daripada Anda. Akibatnya, Anda akan menyadari bahwa masalah Anda tidak bisa dibandingkan dengan apa yang mereka alami dalam kehidupan mereka. Anda akan dapat fokus peduli pada orang lain daripada diri sendiri saja sepanjang waktu. Ini akan membantu Anda menghilangkan obsesi diri Anda.

2. Mengasihi orang lain
Mengasihi orang lain sebanyak yang Anda bisa. Pikirkan semua orang yang benar-benar Anda pedulikan – keluarga, teman, suami dan anak-anak. Untuk memulai perubahan, berpikirlah apa yang dapat Anda lakukan untuk mengungkapkan betapa Anda mencintai dan merawat mereka. Pergilah tamasya dengan teman atau keluarga dan nikmatilah momen kebersamaan itu daripada berbicara tentang diri Anda atau masalah Anda. Anda akan menyadari, orang-orang akan mulai mencintai dan menikmati kebersamaan dengan Anda.

3. Jadilah empati
Cobalah melihat sesuatu dari perspektif orang lain. Tanyakan kepada mereka, dan buat mereka menjawab dengan jujur, apakah selama ini Anda terlalu berlebihan dalam menonjolkan diri sendiri? Jika jawabannya adalah ‘ya’, maka Anda harus mulai belajar berempati. Berempati akan membantu menghilangkan kebiasaan terobsesi pada diri sendiri sekaligus menumbuhkan kebijaksanaan.

4. Dengarkan
Alih-alih mendominasi pembicaraan dan ingin selalu didengar. Cobalah sesekali saja, bukalah telinga Anda dan mulailah mendengarkan orang lain. Anda akan menemukan bahwa mendengarkan adalah latihan membuka hati dan pikiran Anda. Anda akan takjub melihat perubahan sikap Anda sendiri dan bagaimana orang-orang akan menyukai Anda.

Ikuti cara-cara sederhana seperti diatas, dan jadilah orang yang menyenangkan, bukan seseorang yang harus dibenci dan dihindari.


Loading...
Bagikan :

You may also like...