5 Cara Keluar dari Hubungan yang Buruk

Bagikan :

hubungan yang buruk, cara keluar dari hubungan buruk
5 Cara Keluar dari Hubungan yang BurukJika Anda berpikir bahwa semua hubungan dimaksudkan untuk bisa bertahan selamanya, maka Anda mungkin sedang berfantasi. Hidup ini tidak semanis yang kita pikirkan, dan kebanyakan orang tidak bisa tinggal bersama kita selamanya. Jika Anda berada dalam hubungan yang buruk dengan pasangan Anda, Anda tidak harus menunggu dia untuk menjadi orang yang meninggalkan terlebih dahulu. Anda perlu mengambil langkah inisiatif sendiri, dan harus berani berjalan keluar dari hubungan Anda sendiri. Tulisanwanita.com menuliskan beberapa cara dimana Anda dapat mengumpulkan keberanian dan melakukannya.

1. Bulatkan tekad
Anda mungkin telah melewati perkelahian dan perang mulut hampir sepanjang waktu, dan mungkin telah mengatakan satu sama lain bahwa tidak ada gunanya bersama lagi. Anda telah putus selama beberapa hari, kemudian kembali lagi bersama-sama. Sekarang, siklus putus nyambung ini takkan berakhir. Anda perlu untuk berhenti, sekali, dan selamanya. Setelah Anda membulatkan keputusan Anda, melunasi seluruh pinjaman, dan mengembalikan semua barang yang dia berikan, segera mengucapkan selamat tinggal dan berjalan keluar. Ada tidak boleh melihat ke belakang setelahnya. Dan jika Anda tidak meyakinkan tekad Anda dengan langkah dan tindakan berani, maka ia pasti akan berpikir bahwa ini adalah cara Anda pura-pura putus ketika Anda marah, dan akhirnya akan kembali lagi. Jangan biarkan dia berpikir seperti itu.

2. Buatlah dia menyadari apa yang salah
Ada kemungkinan bahwa pasangan Anda mencegah, atau menghalangi Anda memutuskan hubungan. Dalam kasus seperti ini, Anda perlu duduk bersama, memilah pikiran Anda, dan tuliskan di selembar kertas masalah yang sedang Anda perdebatkan. Juga tulis semua baik dan buruk dari hubungan Anda. Utarakan alasan logis dan lihat bagaimana reaksi dia. Tekankan ketidakcocokan itu padanya, dan cepat atau lambat ia akan mengerti bahwa ia perlu untuk membiarkan Anda pergi.

3. Ambil bantuan pihak lain
Jika Anda berada dalam suatu hubungan dimana ia mulai berani mengancam atau membahayakan keselamatan Anda, jangan takut untuk mengambil bantuan dari polisi. Anda tidak bisa berada dalam hubungan karena dicekam rasa takut. Sikap seperti ini mungkin akan tetap berlangsung setelah Anda kembali kepadanya. Karena orang melakukan kekerasan tidak menyatakan waktu tertentu saat menyerang, maka Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan menjadi korbannya lagi. Setidaknya, Anda sudah paham betul perangai buruknya saat ia marah.


4. Jangan takut untuk memberitahu keluarga Anda
Jika Anda selama ini menyembunyikan hubungan Anda dari keluarga, maka mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk menceritakan dan meminta mereka bantuan. Bantuan dari pihak keluarga lebih besar dan lebih baik daripada bantuan lain. Mereka akan melindungi Anda dan membuat Anda tetap aman, sekaligus memastikan bahwa semuanya akan baik-baik saja, apapun yang terjadi. Bahkan, keluarga Anda juga akan membantu Anda mendapatkan bantuan dari polisi, yang mungkin tidak dapat Anda lakukan sendiri.

5. Pergi untuk terapi
Jika masalah ini tidak termasuk tindak kekerasan diantara Anda berdua, itu berarti Anda berdua hanya memiliki masalah keinginan berpisah. Demi kebaikan Anda, maka idealnya Anda harus mengambil bantuan dari seorang konselor. Terapi akan membantu Anda berdua menerima satu sama lain seperti biasa, berteman seperti biasa, dan memaafkan satu sama lain. Setelahnya, Anda akan dapat memulai kembali hidup bahagia, tanpa masalah hubungan buruk yang menghantui Anda sepanjang waktu.

Hubungan yang buruk dapat memberikan kenangan pahit seumur hidup, dan dapat menghentikan Anda menerima hubungan baru dalam hidup Anda. Jangan biarkan hal itu terjadi pada Anda. Dengan membuat langkah berani, mengambil keputusan, dan segera mengakhiri hubungan yang buruk. Setelah terbebas dari penderitaan, pasti segera menemukan orang yang tepat, dan tataplah kedepan untuk hari esok yang lebih cerah.

Bagikan :

You may also like...