Apakah Aman Penderita Diabetes Makan Kurma?

kurma, diabetes, diabetes makan kurma

Orang menganggap sakit diabetes biasanya “TIDAK BOLEH” menyentuh apapun yang mengandung manis-manis. Tapi seberapa jauh hal ini benar? Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa itu tidak benar. Diabetes adalah penyakit yang tumbuh paling cepat belakangan ini. Meskipun penderita diabetes tidak diharuskan sepenuhnya menghindari gula, tapi disarankan membatasi asupannya.

Jadi, apa yang Anda lakukan ketika perlu camilan buah yang manis? Tentu makan kurma! Kurma adalah buah kecil dan manis dan memiliki indeks glikemik yang sangat rendah. Penelitian telah dilakukan untuk menentukan efek dari mengkonsumsi kurma pada kadar gula darah. Mereka menyimpulkan bahwa makan kurma tidak menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah. Bahkan, buah ini sangat sehat – penuh berbagai nutrisi penting. Mari kita baca lebih lanjut mengapa kurma adalah salah satu pilihan camilan paling sehat untuk Anda.

Kurma Untuk Diabetes Menurut Penelitian
Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk menentukan Indeks Glikemik tentang kurma dan efeknya pada penderita diabetes.


Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, diterbitkan dalam Nutrition Journal, menemukan indeks glikemik dari lima varietas kurma. Ini menunjukkan bahwa ketika penderita diabetes mengkonsumsi kurma, kadar glukosa postprandial mereka tidak melonjak. Ini juga menunjukkan bahwa kurma dapat menawarkan manfaat potensial bagi pasien diabetes bila dikonsumsi dalam jumlah sedang bersamaan dengan diet seimbang yang sehat.


Studi lain yang dilakukan pada tahun 2003 menguji indeks glikemik dari satu varietas kurma, dikonsumsi begitu saja atau dicampur dengan yogurt biasa. Ini menunjukkan bahwa, dalam kedua bentuk – ketika dikonsumsi biasa dan ketika dicampur dengan yogurt – Indeks Glikemik dari kurma rendah, dan itu bisa bermanfaat bagi pasien diabetes.


Penelitian serupa dilakukan pada tahun 2002 untuk menentukan indeks glikemik dari tiga varietas kurma yang tersedia secara komersial. Itu menyimpulkan bahwa meskipun ada perbedaan yang signifikan dalam indeks glikemik dari berbagai jenis kurma, fakta tetap bahwa mengkonsumsi salah satu dari varietas itu bermanfaat dalam kontrol glikemik dan lipid pada penderita diabetes. Jadi, bisakah pasien diabetes makan kurma?

Kandungan Gula Pada Kurma
Kebanyakan orang menganggap kurma sebagai makanan yang ideal, biasanya disajikan pas bulan puasa atau oleh-oleh dari haji/umroh. Kurma adalah makanan utuh, tidak mengandung kolesterol, sedikit lemak, dan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh kita. Tetapi terlepas dari kualitas luar biasa ini, kurma mengandung jumlah gula yang baik. Satu cangkir kurma mengandung sekitar 31 gram fruktosa.

Baca juga :  Kamu Perlu Tahu Manfaat Minum Teh Mawar


Kurma mengandung 80 persen gula (berdasarkan berat). Kuantitas ini jauh lebih tinggi daripada makanan lain seperti sereal manis atau jeli. Namun, kadar gula dalam kurma tidak memiliki efek merugikan pada kadar gula darah pasien. Untuk membuktikan pernyataan ini, beberapa ilmuwan dari Israel menguji sekelompok orang mengkonsumsi kurma dalam jumlah yang baik selama satu bulan. Pada akhir bulan, berat dan kadar gula darah subjek mereka stabil, dan juga menunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam kadar trigliserida dan antioksidan mereka.

Apa Manfaat Kesehatan Dari Kurma Untuk Penderita Diabetes?

1. Memiliki Indeks Glikemik Rendah Dan Sehat
Semakin tinggi Indeks Glikemik makanan, semakin tinggi pula risiko kadar gula Anda meningkat dalam aliran darah. Inilah sebabnya mengapa pasien diabetes disarankan mengkonsumsi makanan yang IG-nya lebih rendah. Karena alasan inilah kurma direkomendasikan untuk penderita diabetes karena mereka memiliki IG yang sangat sehat. Penelitian telah menunjukkan bahwa varietas kurma yang berbeda memiliki indeks glikemik yang berbeda, berkisar antara 35 hingga 55.

2. Kurma Mengandung Glukosa Dan Fruktosa
Pada tahap awal pematangan, buah kurma mengandung sukrosa dalam jumlah tinggi. Saat buah semakin matang, sukrosa dipecah menjadi glukosa dan fruktosa.


Glukosa dan fruktosa adalah bentuk gula paling sederhana yang ada dalam tubuh kita yang menyediakan energi instan. Jadi, jika seorang penderita diabetes makan kurma beberapa kali pada siang hari atau saat berolahraga, ia mendapatkan tambahan energi dan stamina. Karena alasan ini, kurma banyak digunakan di seluruh dunia untuk berbuka puasa selama bulan suci Ramadhan.

3. Bebas Lemak, Bergizi, Dan Manis
Kurma adalah sumber nutrisi yang sangat baik. Buah ini sangat rendah lemak, tidak memiliki kolesterol, dan mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin B-kompleks, vitamin A, zat besi, kalsium, tembaga, natrium, kalium, dan magnesium.

Baca juga :  6 Tips Mengembalikan Nafsu Makan


Elemen penting lain yang ditemukan dalam kurma adalah selenium, yang telah terbukti meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mencegah kanker. Karena semua sifat luar biasa inilah kurma dikatakan berpotensi menjadi salah satu makanan terbaik untuk masa depan.

4. Kurma Mengandung Serat Makanan
Selain memiliki jumlah energi dan karbohidrat yang tinggi, kurma juga sangat kaya serat makanan, sekitar 6,4 hingga 11,5% dari total buah. Sebagian besar serat yang ada dalam kurma dalam bentuk tidak larut, yang menambah serat pada sistem pencernaan. Ini membantu menurunkan kolesterol, mengendalikan gula darah, dan membantu menurunkan berat badan Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekitar 100 gram kurma mengandung sekitar 8 gram serat. Studi menunjukkan bahkan dapat membantu mencegah kanker kolorektal tanpa menginduksi perubahan mikrobiota.

Pengaruh Kurma Terhadap Kadar Gula Darah
Sebuah penelitian telah dilakukan pada tahun 2009 untuk menguji pengaruh dua varietas kurma (Medjool dan Hallawi) terhadap kadar glukosa darah. Sepuluh orang diminta mengonsumsi 100 gram kurma ini per hari. Setelah 4 minggu, penelitian menunjukkan bahwa tidak ada gula darah atau trigliserida yang meningkat. Studi ini menyimpulkan bahwa konsumsi kurma secara teratur tidak mempengaruhi kadar glukosa darah orang sehat, meskipun kadar gula kurma tinggi.


Jadi, apakah kurma aman bagi penderita diabetes, tanpa khawatir membahayakan kadar gula darah mereka? Semua penderita diabetes harus memeriksa kadar gula darahnya dan memahami respons individu mereka terhadap makanan tertentu. Ini penting. Meskipun tidak banyak penelitian yang ditemukan tentang asupan kurma harian yang direkomendasikan, sebagian besar dokter menyarankan pasien diabetes makan tidak lebih dari 3 kurma per hari.

Kurma telah dikonsumsi orang selama berabad-abad. Orang-orang dari berbagai negara, agama, dan kepercayaan menganggap buah ini sebagai sumber nutrisi untuk alasan yang tepat. Bukan hanya lezat tetapi juga dikemas dengan banyak nutrisi penting yang memberikan banyak manfaat kesehatan.


Tidak masalah jika orang sehat atau menderita diabetes mengkonsumsi buah kecil ini secukupnya hanya akan memberikan manfaat kesehatan bagi orang tersebut, bukan membahayakan.


You may also like...