5 Hal yang Mempengaruhi Datangnya Jodohmu

susah jodoh, sulit mendapatkan jodoh menurut islam, lakukan bila sulit untuk mendapatkan jodoh

Apakah kamu merasa kesusahan mendapatkan jodoh? Bisa jadi lima hal di bawah ini menjadi penghalang kamu dalam mendapatkannya. Mulai dari pola pikir kamu yang salah atau hal-hal lainnya. Bersabar boleh, namun kamu jangan hanya menyerah pada takdir. Simak lima hal yang bisa menghambat datangnya jodohmu. Apa saja?

1. Pola pikir yang salah
Pola pikir yang salah membuat kamu tersesat dalam kehidupan, bukan hanya dalam mencari jodoh. Contoh pola pikir yang salah adalah wanita hanya tertarik pada pria dengan keadaan tertentu seperti; kaya, tampan, berotot dan lain sebagainya. Mulai sekarang cukuplah dengan perbaiki penampilan, sikap dan yang terpenting! Jadilah dirimu sendiri.

2. Tidak pernah berdoa
Jangan pernah menyepelekan doa, ingatlah ada Tuhan yang maha esa yang mengatur segala kehidupan di dunia ini. Dengan berdoa meminta jodoh, semoga saja diberikan jalan dan kemudahan dalam mendapatkan jodoh.

3. Pernah menyakiti hati orangtua
Doa orangtua sangatlah mujarab dan cepat terkabul. Tapi bagaimana jika kamu pernah menyakiti hati mereka? Apakah mereka mau mendoakan kamu? Maka dari itu segeralah meminta maaf kepada mereka dan meminta doa agar cepat mendapatkan jodoh.

4. Ego yang tinggi
Kebanyakan dari kita punya ego yang tinggi. Sebagai contoh “Pokoknya saya mau yang seperti ini” nah hal yang seperti ini bikin kamu susah sendiri, semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tidak ada yang sempurna. Jadi jangan cari yang sempurna, carilah yang mau mencintai kamu apa adanya, tulus tanpa embel-embel.

5. Tidak ada usaha
Bagaimana kamu mau dapat jodoh, jika hanya berdiam diri di rumah tanpa usaha. Memangnya jodoh jatuh dari langit? Nah mulailah bergaul dengan teman-teman sebayanya, perbanyak teman dan tonjolkan kelebihan kamu yang membuat orang lain tertarik.

Baca juga :  Ini Lho 6 Tanda Pria Ingin Melamar Anda


Itulah lima hal yang menghambat datangnya jodoh, jauhi ya! Lakukan sebaliknya. Terus berjuang sampai titik darah penghabisan, tapi tetap ingat know your limit.


You may also like...