Manfaat Diet Alkali untuk Kesehatan Anda

Bagikan :

diet alkali, manfaat diet alkali, keuntungan diet alkali, daftar makanan alkali
Manfaat Diet Alkali untuk Kesehatan AndaDiet alkali terdiri dari beberapa pilihan makanan tertentu. Jadi apa manfaat dari mengikuti diet seperti itu? Tulisanwanita.com menjelaskannya untuk Anda. Mari kita cari tahu.


Ada banyak cara dalam menggolongkan makanan. Salah satunya adalah berdasarkan sifat keasaman dan kebasaan yang terkandung dalam makanan. Makanan kita dicerna di dalam dua bagian saluran pencernaan. Pertama makanan itu masuk ke lambung dimana asam hidroklorida (HCl) di saluran lambung melakukan pekerjaan utama jika makanan itu utamanya bersifat asam. Dari sana makanan itu kemudian menuju duodenum (usus 12 jari). Di sini sekresi carian bersifat basa dari hati, pankreas, dan limfa menyelesaikan proses pencernaan dan membantu menetralisir cairan apapun dari lambung yang bersifat asam. Makanan yang dicerna terutama di lambung disebut makanan bersifat asam, sedangkan yang dicerna terutama di usus 12 jari disebut makanan bersifat basa. Sebagian besar makanan membutuhkan sebagian pencernaan asam dan sebagian pencernaan basa.

Manfaat Diet Alkali

Masalah kesehatan
Keasaman memiliki andil dalam berbagai penyakit yang umum diderita kebanyakan orang saat ini, seperti rematik, arthritis, encok, radang, kanker, osteoporosis, diabetes, dan penyakit jantung. Keasaman menyebabkan organ-organ pembersih/pemurni darah seperti hati, limfa, dan ginjal menjadi lemah. Pasien yang sakit dapat lebih cepat pulih dari penyakitnya jika sebagian besar makanan mereka bersifat basa (dengan perbandingan 80:20). Umumnya lidah menginginkan makanan yang bersifat asam karena rasanya enak, sedangkan organ-organ pencernaan lebih menyukai makanan basa. Harus diingat bahwa penggolongan makanan ke dalam asam dan basa tidak berdasarkan “rasa” makanan itu dilidah. Misalnya, air jeruk nipis rasanya asam dimulut namun hasil akhirnya setelah dicerna bersifat basa karena air jeruk nipis tidak memerlukan cairan asam lambung lagi untuk menguraikannya. Namun, terlalu banyak makan makanan yang kaya kandungan alkali menyebabkan tingkat fosfatase alkali dalam darah seseorang.

Refluks asam
Diet alkali sangat menguntungkan bagi orang yang menderita refluks asam. Kondisi ini dapat dinormalkan dengan konsumsi makanan yang kaya alkali.

Menurunkan berat badan
Banyak orang yang meyakini bahwa diet asam justru menyebabkan kenaikan berat badan, sementara hasil diet alkali sangat efektif dalam penurunan berat badan lebih cepat. Saat menjalani diet alkali, Anda hanya mengkonsumsi buah-buahan segar dan sayuran saja secara teratur, sementara konsumsi daging diminimalisir, sehingga penurunan berat badan lebih mudah dicapai. Makanan olahan dan gula, juga dihindari karena menghambat usaha Anda dalam menurunkan berat badan.

Tingkat energi
Kelelahan merupakan efek samping dari peningkatan tingkat keasaman dalam tubuh. Makanan yang bersifat basa membantu Anda untuk tetap enerjik dalam jangka waktu yang lama. Orang percaya bahwa mengikuti diet alkali membuat mereka lebih energik daripada diet protein tinggi yang sudah mereka ikuti.

10 Daftar Makanan Teratas yang Bersifat Alkali

1. Lemon
Lemon, dengan properti elektrolisisnya serta memiliki level pH 9.0, dikategorikan sebagai makanan yang memiliki kandungan alkali paling tinggi. Ia sangat bagus dan sangat cepat dalam meredakan demam, batuk, flu, heartburn (dada terbakar), hyperacidity (asam berlebih) dan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus. Lemon merupakan antiseptik natural yang dapat menyembuhkan luka. Ia juga merupakan tonik (obat kuat) terkuat bagi liver (hati) yang dapat mendetoksifikasi dan memberikan energi pada hati.

2. Semangka
Dengan level pH 9.0, semangka sangat bersifat alkali. Dikarenakan memiliki kandungan serat serta kadar air sebesar 92% dari berat keseluruhannya, semangka bersifat diuretic menengah (catatan : diuretic artinya memicu buang air kecil) dan merupakan sumber beta karoten, lycopene dan vitamin C yang sangat bagus. Buah penghilang dahaga ini merupakan makanan penyuplai energi yang luar biasa terlebih jika dikonsumsi saat anda berbuka berpuasa, maupun saat terapi pembersihan usus.

3. Agar-agar (Gelatin Organik)
Masih dengan pH 8.5, agar-agar merupakan pengganti gelatin yang dibuat dari rumput laut yang kaya akan zat besi dan kalsium. Ia sangat mudah dicerna dan memiliki kandungan serta paling tinggi di antara semua makanan.

4. Blewah, Cabe merah (Capsicum)
Grup ini memiliki kandungan alkali yang paling reaktif diantara semua makanan dengan pH 8.5. Mereka memiliki kandungan enzim yang tinggi yang dibutuhkan dalam sistem kelenjar endokrin. Cabe merah memiliki properti antibakteri yang juga kaya akan vitamin A, yang sangat penting dalam melawan radikal bebas penyebab stres dan berbagai penyakit. Blewah, sejenis melon, memiliki kandungan gula yang rendah namun kaya akan serat.

5. Jeruk Nipis, Mangga, Melon, Pepaya, Parsley
Grup makanan ini memiliki pH 8.5 dan bagus untuk membersihkan ginjal. Pepaya bahkan merupakan laksatif (pencuci perut) sehat yang membantu proses buang air besar dan pembersihan usus. Parsley, merupakan daun-daunan paling populer, merupakan pembersih kotoran usus jika dimakan dalam keadaan mentah. Ia juga memiliki efek diuretic (memicu buang air kecil), yang dibutuhkan dalam membersihkan ginjal. Jeruk nipis, mangga dan melon merupakan buahan yang kaya akan vitamin dan membentuk formula yang bersifat alkali saat dicerna.

6. Selada air, Rumput laut, Asparagus
Dengan level pH 8.5, grup ini merupakan pengurang kadar asam yang sangat dahsyat. Sebagai contoh, Selada air disebut juga super food alami. Ia merupakan daun sayuran yang pertamakali dimakan oleh manusia dan secara umum digunakan sebagai bagian dari salad yang sehat. Selada air paling bagus jika dimakan dalam keadaan mentah karena ia mengandung banyak sekali zat besi dan kalsium yang juga dimiliki oleh rumput laut. Asparagus bahkan lebih spesial lagi karena kandungan asparagines-nya yang tinggi, serta asam amino yang penting bagi sistem saraf.

7. Chicory, Kiwi, Jus buah
Makanan di atas memiliki kadar gula alami yang tidak membentuk campuran yang bersifat asam saat dicerna. Malahan, makanan ini memiliki properti pembentuk alkali yang memberikan energi pada tubuh anda. Masih dengan level pH 8.5, grup makanan ini kaya akan flavonoid, yaitu sebuah campuran kimia dalam bahan makanan alami yang mengadung properti antioksidan. Buah kiwi bahkan memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan jeruk. Chicory, yang memiliki rasa yang pahit seperti selada, juga mengandung insulin yang membantu pankreas dan menolong tubuh dalam mencegah diabetes.

8. Anggur, Markisa, Pear, Nanas, Kismis, Plum Umeboshi, Jus sayuran
Dengan kandungan pH 8.5, grup makanan ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan juga vitamin A, B dan C. Anggur, kismis dan plum baik untuk peredaran darah, yang dapat menurunkan tekanan darah serta resiko penyakit jantung. Selanjutnya nanas, buah ini kaya akan senyawa L-Carnitine yang sifatnya menggunakan lemak tubuh sebagai sumber energi dan sangat baik dalam mengecilkan lingkaran perut anda. Jus sayuran dilain pihak kaya akan zat besi dan baik untuk detoksifikasi sel-sel tubuh.

9. Apel, Aprikot, Kecambah Alfalfa
Makanan diatas sangat mudah dicerna, memiliki kandungan serat yang tinggi dan mempunyai nilai pH 8.0. Mereka juga kaya akan enzim yang berguna untuk mempertahankan keseimbangan hormonal tubuh. Tentu saja istilah “Sebutir apel setiap hari menjauhkan tubuh dari dokter” merupakan istilah yang masuk akal. Tak lupa konsumsi juga buah aprikot, dan bagi anda yang tidak tahu apa itu kecambah alfalfa, ia adalah biji kecambah dari kacang-kacangan yang biasanya dicampur dengan salad dan sandwich.

10. Alpukat, Pisang, Berry, Wortel, Seledri, Currant, Kurma, Bawang Putih
Buahan dan sayuran di atas memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Mereka memiliki kisaran pH 8.0 dan bereaksi secara kimiawi terhadap makanan yang bersifat asam dengan pH 5.0, menjadikan pH asam tersebut naik menjadi bersifat alkali. Berry, kurma dan terutama bawang putih memiliki kandungan spesial yang dapat menjaga tekanan darah menjadi stabil.

Perlu untuk diketahui, makan terlalu banyak makanan yang bersifat alkali yang tinggi dapat menciptakan masalah bagi hati, kondisi tulang, dan masalah kesehatan lainnya. Jadi, sebelum mengikuti diet alkali sebaiknya Anda harus berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi untuk meminta saran terbaik.

Loading...
Bagikan :

You may also like...