6 Manfaat Positif Social Media Detox Bagi Kehidupanmu

social media detox, social media detox adalah

Jumlah pengguna media sosial terus bertambah setiap hari. Apalagi, warung kopi juga berlomba-lomba memasang WiFi gratis, jadi bisa diakses semua kalangan. Coba bayangkan, rata-rata orang menghabiskan setidaknya 1 jam 40 menit per hari untuk melihat situs, main game, dan membuka aplikasi media sosial favorit mereka. Belum lagi, pulang kerja rebahan dipastikan berlama-lama menatap layar ponsel sampai lupa waktu. Seharusnya waktu ber-sosmed bisa dimanfaatkan untuk aktivitas lain. Tapi, di satu sisi sosial media juga merupakan cara sosialisasi sekaligus media dalam mengembangkan bisnis jaman sekarang.

Namun, bukan berarti menghabiskan banyak waktu di media sosial itu baik. Meski pekerjaan mengharuskan kamu tetap online selama jam kerja, harus disiasati sendiri ‘puasa sosial media’ selama akhir pekan atau selama liburan. Detoks media sosial adalah istilah memberi waktu jeda dari segala aktivitas di media sosial dan sebagai gantinya, mengalihkan diri dengan kegiatan lain. Bukan hanya tubuh yang membutuhkan detoks, jiwa kita juga perlu detoksifikasi demi kesehatan mental. Jadi, untuk menjaga kesehatan mentalmu inilah enam manfaat detoks sosial media.

1. Memutus siklus suka membandingkan
Para ilmuwan telah menemukan bahwa kebanyakan orang yang menggunakan media sosial akhirnya cenderung membandingkan diri mereka dengan kehidupan semua orang yang mereka kenal. Hal itu dapat berdampak serius pada harga diri seseorang.


Misalnya, teman-temanmu sudah banyak yang menikah dan punya anak memamerkan kebahagiaannya, di satu sisi kamu masih melajang. Disini kamu mungkin merasa sendirian dan kesepian. Meski sepele, itu bisa menyebabkan depresi serius bagi sebagian orang. Lepaskan dirimu dari siklus yang tidak sehat ini dengan beristirahat dari media sosial agar kamu dapat terhubung kembali dengan semua hal menakjubkan dalam hidupmu.

Baca juga :  8 Manfaat Buncis

2. Meningkatkan suasana hatimu
Penelitian telah menemukan bahwa semakin banyak waktu yang kamu habiskan di situs media sosial, semakin besar kemungkinannya kamu mengalami depresi. Selain itu, jumlah waktu yang kamu habiskan di sosmed berpengaruh memicu stres. Apa saja kamu beraktivitas, selalu kamu share di sosial media, jika ada komentar kurang menyenangkan kamu langsung emosi.


Jadi, inilah saat yang tepat buatmu memulai detoks media sosial. Awalnya mungkin terasa ada sesuatu yang hilang, tetapi lama-kelamaan suasana hatimu akan mulai membaik saat menjauh dari Facebook, Twitter, Instagram, dan situs media sosial lainnya.

3. Bebas dari alarm notifikasi
Tahukah kamu, menurut Computer World, media sosial dirancang untuk membuat kecanduan seperti kokain. Pernyataan ini bukan hanya hiperbola, lho! Ketika kamu mencoba berhenti menggunakan media sosial, kamu pasti merasakan gejala penarikan, seperti orang baru berhenti dari kecanduan. Para ilmuwan mengatakan bahwa ini disebabkan oleh rasa takut kehilangan update terbaru yang sudah mengakar di dalam pikiran.


Tak jarang mereka yang kecanduan media sosial hubungan pribadi dan profesionalnya menjadi terganggu. Kamu bisa meminimalkan efek ini setelah detoksifikasi dengan menjadwalkan online sesekali saja ke situs media sosial. Setelah selesai, segera log out semua aplikasi.

4. Kembali terhubung dengan kehidupan nyata
Apakah kamu akrab dengan orang lain secara online tetapi ketemu di kehidupan nyata tak seakrab saat online? Meskipun orang pendiam sekalipun, juga masih bisa berbicara secara langsung. Sayangnya, orang-orang yang menghabiskan banyak waktu di situs media sosial adalah mereka yang merasa kesepian dan tertutup dalam kehidupan nyata.


Meski kamu seorang yang tertutup dan kurang nyaman berinteraksi langsung, kamu bisa meningkatkan suasana hatimu dengan pergi keluar. Coba berjalan-jalan ke taman atau olahraga jika kamu lebih suka menyendiri. Pokoknya cari kegiatan yang bermanfaat di kehidupan nyata.

Baca juga :  7 Makanan Detoks untuk Tubuh Anda

5. Bebas dari obsesi stalking mantan
Apakah kamu masih suka stalking Instastory mantanmu? Ya meski cuma sekedar ingin tahu, tapi itu dapat membuatmu terjebak dalam emosi negatif, sulit pulih dari putus cinta. Bagaimana jika mantanmu memasang foto mesra dengan pasangannya yang baru, sementara kamu masih jomblo?


Puasa dari media sosial untuk sementara waktu dapat memberi ruang yang kamu butuhkan agar berhenti terobsesi dan benar-benar fokus melanjutkan kehidupanmu sendiri. Pastikan saat kamu kembali ke media sosial, blokir siapa saja yang kamu anggap toxic. Kamu juga bisa menghapus postingan tertentu agar kamu tidak lagi diingatkan tentang kenangan.

6. Melakukan semua hal yang sering tertunda
Apakah kamu merasa tidak punya waktu untuk berolahraga, membaca, atau membersihkan rumah? Puasa dari media sosial akan membantumu mendapatkan kembali waktu yang terbuang untuk online setiap hari. Kamu bisa mencurahkan energimu untuk berfokus meningkatkan kehidupan pribadimu. Ikut kelas yoga juga menawarkan manfaat kesehatan fisik dan mental sangat baik, daripada digunakan rebahan sambil kepo berita artis. Kamu juga bisa mengusir stres dengan cara membereskan rumah.


Itu saja enam manfaat yang bisa kamu dapatkan dari detoks sosial media. Jika kamu mengalami kesulitan melakukannya, lebih baik mengunjungi website yang banyak menawarkan manfaat pendidikan agar memperkaya wawasanmu.


You may also like...