Cara Melindungi Anak Anda Dari Penularan Virus Corona

virus corona, covid-19

Sejak awal wabah virus corona, para peneliti dan dokter menginstruksikan bagaimana melindungi diri dari penyakit dan bagaimana menjauhi orang sakit. Tetapi, kondisi ini membuat para orang tua khawatir tentang anak-anaknya, karena virus itu menyebar dengan mudah dari satu orang yang terinfeksi ke orang lain.

Pakar kesehatan masih mempelajari apakah COVID-19 dapat menyebar ke anak-anak atau tidak. Virus ini dikatakan menyebabkan gejala ringan pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa yang lebih tua dan mereka dapat dengan mudah mendapatkan penyakit dari anggota keluarga yang terinfeksi sesuai penelitian yang dipublikasikan dalam Nature Medicine.


Hingga 20 Februari 2020, total 745 anak-anak di China diskrining yang entah berhubungan dekat dengan pasien yang didiagnosis atau memiliki anggota keluarga yang terjangkit virus corona. Sepuluh anak berusia antara 2 bulan hingga 15 tahun dinyatakan positif virus corona. Mereka mengalami gejala termasuk batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, diare dan rinore [1].

Sementara itu di dunia, virus korona baru ini telah menginfeksi lebih dari 156 ribu orang dengan 5.835 pasien meninggal dunia dan hampir 76 ribu orang dinyatakan sembuh. Kondisi ini tentunya membuat sebagian masyarakat khawatir, terutama bagi orangtua yang mencemaskan anak-anak mereka.


Kasus virus corona relatif jarang dan ringan pada anak-anak. Anak-anak yang tidak terpapar virus akan memiliki risiko lebih rendah tertular. Berikut cara melindungi anak-anak Anda dari coronavirus, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

  • Ajari anak-anak Anda untuk mencuci tangan dengan sabun dan air.
  • Pastikan anak-anak Anda tidak berdekatan dengan orang sakit yang sedang batuk atau bersin.
  • Bersihkan dan disinfeksi permukaan atau mainan setiap hari di rumah Anda.
  • Gunting kuku anak Anda saat sudah terlihat panjang agar tidak menjadi sarang kuman.
  • Ajari anak-anak Anda untuk tidak menyentuh wajah mereka.
  • Hindari bepergian dengan anak-anak Anda ke daerah yang rentan terinfeksi.
  • Ajari anak-anak Anda untuk batuk dan bersin ke tisu, bukan di tangan mereka.
  • Pastikan anak-anak Anda tidur yang cukup.
  • Bicaralah dengan anak-anak Anda tentang berita yang berkaitan dengan virus corona.
Baca juga :  12 Pengobatan Alami Angular Cheilitis

Tips Menjelaskan Kepada Anak-Anak Tentang Virus Corona

  • Yakinkan anak-anak Anda bahwa para peneliti dan dokter sedang mengambil langkah-langkah aktif untuk memastikan semua orang tetap aman.
  • Ajari anak-anak Anda tentang kebiasaan kebersihan dasar untuk mencegah risiko terinfeksi.
  • Jika anak-anak Anda khawatir, tenangkan mereka dengan mengalihkan perhatiannya.
  • Jauhkan anak-anak Anda dari menonton gambar yang menakutkan di televisi atau media sosial.
  • Pastikan Anda mengoreksi informasi yang salah atau desas-desus yang didengar anak-anak Anda.

Disini peran orangtua sangat dibutuhkan, harus rajin membaca dan memilah mana berita yang benar atau hoax agar tidak salah informasi dalam mengkomunikasikan kepada anak-anak.

COVID-19 menyebabkan gejala-gejala seperti kesulitan bernafas, demam dan batuk yang mirip dengan gejala pilek dan flu. Jadi, konsultasikan dengan dokter segera ketika Anda melihat gejala-gejala ini pada anak-anak Anda untuk mencegah penyakit parah.


You may also like...